Agen Bola Online, Judi Casino Sbobet

Berita Bola

Belum Pernah Memainkan Joao Felix Di EPL, Begini Kata Enzo Marescsa

Berita Bola – Bos Chelsea, Enzo Maresca buka suara terkait mengapa ia tidak kunjung memainkan Joao Felix di ajang Premier League musim ini. Ia menyebut bahwa memainkan Felix di Liga Inggris untuk saat ini karena itu akan mengganggu keseimbangan tim mereka. Seperti yang sudah diketahui, Felix bergabung kembali dengan Chelsea di bursa transfer musim panas kemarin. Namun sejauh ini, sang penyerang mengalami situasi yang cukup aneh di periode keduanya bersama The Blues. Ia sejauh ini belum sekalipun dimainkan di Premier League. Ia dimainkan Maresca di ajang Carabao Cup dan UEFA Confrence League sejauh ini. Alhasil banyak yang bertanya-tanya mengapa Felix tidak kunjung diberi kesempatan bermain di EPL. Lantas apa kata sang pelatih? Dalam konferensi persnya seusai laga melawan Fulham, Maresca ditanyai mengapa ia tidak memberikan kesempatan bermain kepada Joao Felix. Ia menyebut bahwa Felix memiliki posisi yang sama dengan Cole Palmer sehingga ia tidak bisa memainkan mereka berdua secara bersamaan. “Joao kurang lebih memiliki posisi yang sama dengan Cole Palmer dan mereka sebenarnya bisa bermain bersama,” ungkap sang pelatih. Menurut Maresca, keseimbangan tim Chelsea akan terganggu jika ia memainkan Felix dan juga Palmer secara bersamaan. Alhasil ia memilih untuk tidak memainkan sang pemain ketika menghadapi Fulham kemarin. “Mencari keseimbangan dalam tim juga dibutuhkan. Itulah mengapa kami memutuskan menggantikan Nkunku dengan Nico (Jackson), dan itulah mengapa ia tidak bermain hari ini,” ia menandaskan. Chelsea sendiri menelan kekalahan saat berhadapan dengan tetangga mereka, Fulham. Di laga ini mereka kalah dengan skor 2-1 setelah unggul 1-0 terlebih dahulu.

Belum Pernah Memainkan Joao Felix Di EPL, Begini Kata Enzo Marescsa Read More »

Mohamed Salah Ingin Mengakhiri Musim 2024/2025 Dengan Gelar Juara Premier League

Berita Bola – Sebuah asa disampaikan oleh bintang Liverpool, Mohamed Salah. Winger milik Liverpool itu bertekad untuk memenangkan gelar Premier League di akhir musim 2024/2025. Di awal musim ini, The Reds sebenarnya tidak dijagokan untuk menjadi calon juara Premier league musim ini. Pasalnya mereka lagi berada dalam periode transisi, di mana Arne Slot ditunjuk jadi pelatih kepala mereka yang baru. Namun tidak disangka-sangka, Liverpool justru melejit bersama Slot. Mereka menunjukkan penampilan yang solid sejak musim dimulai. Pada laga boxing day dini hari tadi, Liverpool berhasil menang 3-1 atas Leicester City sehingga mereka semakin kokoh di puncak klasemen Liga Inggris saat ini. Salah berharap The Reds bisa mempertahankan posisi ini hingga akhir musim nanti. Kepada Prime Video Sport, Salah mengaku senang dengna posisi Liverpool di klasemen sementara saat ini. Ia berharap bahwa timnya bisa mempertahankan posisi ini hingga akhir musim nanti sehingga mereka bisa mengangkat trofi juara EPL. “Tahun ini rasanya berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Saya ingin memenangkan trofi Premier League dan kami semua sangat ingin memenangkan trofi itu,” ungkap Salah. Salah sendiri juga mengingatkan rekan-rekannya agar tidak besar kepala dengan posisi mereka saat ini. Ia ingin The Reds tetap rendah hati dan bekerja keras agar mereka bisa mengamankan gelar juara tersebut. “Mari kita menangkan trofi jaura itu. Namun yang terpenting adalah kami harus terus bekerja keras dan tetap rendah hati,” ia menandaskan. Liverpool kini membidik kemenangan di lanjutan EPL 2024/2025. The Reds membidik tiga poin saat menyambangi markas West Ham pada hari Senin (30/12/2024) dini hari nanti.

Mohamed Salah Ingin Mengakhiri Musim 2024/2025 Dengan Gelar Juara Premier League Read More »

Marcus Rashford Akhirnya Merespons Pertanyaan Amorim Terkait Keriernya Di MU

Berita Bola – Marcus Rashford akhirnya buka suara untuk pertama kalinya sejak mengungkapkan bahwa dia ingin meninggalkan Manchester United. Rashford menjawab pertanyaan Ruben Amorim apakah Rashford benar-benar sudah memutuskan untuk meninggalkan Old Trafford. Kabar soal kepindahan pemain depan berusia 27 tahun itu, yang telah bersama klub selama dua dekade, muncul setelah Rashford tidak dimasukkan dalam skuad untuk tiga pertandingan terakhir mereka. Meskipun laporan menyebutkan bahwa keputusan untuk menjualnya dibuat oleh petinggi Old Trafford, manajer baru Ruben Amorim juga menegaskan bahwa itu adalah kebijakannya. “Tentu saja ini situasi yang sulit. Namun, saya memahami bahwa pemain seperti ini, mereka memiliki banyak orang di sekitar mereka yang membuat beberapa pilihan yang terkadang bukan ide pertama dari sang pemain. Jadi, saya mengerti, saya dapat memisahkan berbagai hal. Saya selalu di sini untuk membantu Marcus sebagai pemain lain. Dan mereka harus melakukan apa yang harus mereka lakukan”, lapor Mirror. Rashford sendiri sudah mengumumkan niatnya untuk meninggalkan klub setelah menjalani sembilan musim di tim utama lewat postingannya di media sosial saat berkunjung ke sekolah dasar lamanya, Button Lane, dan membagikan hadiah Natal. Sekarang, Rashford telah membagikan foto dirinya bersama keluarga dan orang-orang terkasih menjelang Hari Natal, dengan judul “Waktu keluarga. Selamat Natal semuanya.” Amorim kemudian menjelaskan soal situasi wawancara dengan Marcus Rashford. “Saya katakan mereka memilih untuk melakukan wawancara itu, karena bukan hanya Marcus, dan saya mengerti itu. Sebagai pelatih, saya hanya fokus pada penampilannya, cara dia berlatih. Dan sisanya, saya pikir lebih baik bagi saya dan klub untuk menghadapinya ketika saatnya tiba.” Selanjutnya dia juga membahas kontribusi Rashford di lapangan, “Saat ini saya hanya fokus pada peningkatan Marcus. Saat ini kami sangat membutuhkan pemain bertalenta seperti Marcus dan saya lupa wawancaranya. Saya hanya melihat apa yang saya lihat di lapangan.” Sementara itu, dilaporkan Rashford mungkin tidak akan masuk dalam susunan pemain saat melawan Wolves pada laga Boxing Day. Padahal, MU yang berada di posisi ke-13, tengah berusaha membalikkan nasib. Setelah kekalahan telak 0-3 di kandang sendiri dari Bournemouth, skuad Amorim gagal mengamankan kemenangan beruntun di Liga Primer untuk pertama kalinya tahun ini.

Marcus Rashford Akhirnya Merespons Pertanyaan Amorim Terkait Keriernya Di MU Read More »

Ruben Amorim Akan Membenahi MU Yang Kerap Kebobolan Dari Bola-Bola Mati

Berita Bola – Manajer Manchester United, Ruben Amorim, merasa gerah timnya terlalu mudah kebobolan dalam situasi bola-bola mati. Oleh karena itu, Amorim bertekad untuk membenahi kekurangan tersebut. Manajer asal Portugal itu sudah satu bulan menangani Manchester United. Selama periode tersebut, ada satu masalah yang menimpa Tim Setan Merah. Masalah itu adalah MU sangat lemah dalam situasi bola-bola mati. Mereka banyak sekali kebobolan dari skema-skema tendangan bebas atau sepak pojok. Terbaru, Manchester United kebobolan dari skema bola mati saat Bournemouth mencetak gol pertama di Old Trafford, pada akhir pekan kemarin. Ruben Amorim mengakui masalah tersebut tidak akan dibiarkan berlarut-larut. Ruben Amorim menyadari penuh bola-bola mati jadi momok tersendiri bagi Manchester United. Jadi mantan manajer Portugal tersebut berjanji akan segera membenahi masalah itu agar tidak berlarut-larut. “Ya, kami punya beberapa area yang menjadi perhatian kami, khususnya pada aspek bola-bola mati,” buka Amorim kepada MUTV. “Kami sedang mencoba untuk memperbaiki hal itu. Ada banyak tim yang memang berbahaya dengan bola-bola mati, jadi kami benar-benar melatihnya agar kami bisa mengatasinya dengan lebih baik,” sambungnya. Amorim juga menyebut satu di antara masalah yang dialami MU saat ini adalah gampang panik. Itulah yang membuat mereka sulit bangkit ketika sudah kebobolan terlebih dahulu. “Salah satu fokus kami yang lain adalah untuk tetap tenang ketika kami kebobolan. Di pertandingan tadi, kami kebobolan gol lalu tidak lama berselang kami kebobolan lagi,” sambung Amorim. “Kami harus bisa mengatasi masalah ini. Kami harus bisa memberikan ketenangan kepada para pemain kami ketika situasinya sulit. Kami harus bisa keluar dari situasi sulit ini,” pungkasnya. Manchester United saat ini fokus untuk menghadapi pertandingan boxing day di tengah pekan ini. Mereka dijadwalkan akan berhadapan dengan Wolverhampton Wanderers di Old Trafford, Jumat (27/12/2024) dini hari WIB.

Ruben Amorim Akan Membenahi MU Yang Kerap Kebobolan Dari Bola-Bola Mati Read More »

Pep Guardiola Sebut Manchester City Terancam Kehilangan Tempat Di Liga Champions Musim Depan

Berita Bola – Manajer Manchester City, Pep Guardiola, mengatakan bahwa klub berada dalam bahaya kehilangan tempat di Liga Champions musim depan. Man City saat ini sedang menjalani musim ke-14 berturut-turut di kompetisi klub paling bergengsi di Eropa ini. Hanya Arsenal antara tahun 1998 dan 2017, serta Manchester United antara tahun 1996 dan 2014, yang memiliki catatan lebih panjang dalam kualifikasi di antara klub-klub Inggris. Man City berada di posisi ketujuh di Liga Inggris setelah 17 pertandingan, tertinggal empat poin dari Nottingham Forest yang berada di posisi keempat dan satu poin dari Bournemouth yang berada di posisi kelima. Inggris saat ini berada di puncak tabel Kinerja Eropa UEFA dan berpeluang besar untuk mengamankan tempat kelima di Liga Champions musim depan, meskipun City masih belum memenuhi syarat berdasarkan posisi saat ini. “Saat saya mengatakan sebelumnya, orang-orang tertawa,” kata Guardiola. “Mereka berkata, ‘kualifikasi untuk Liga Champions bukanlah sebuah kesuksesan besar.’ “Tetapi saya tahu itu karena hal ini terjadi pada klub-klub di negara ini. Mereka dominan selama bertahun-tahun dan setelah itu tidak lolos ke Liga Champions selama bertahun-tahun.” Tim Guardiola akan menjamu Everton pada hari Boxing Day, sebelum bertandang ke Leicester pada 29 Desember dan bermain di kandang melawan West Ham pada 4 Januari. Dengan ketiga lawan tersebut berada di tujuh terbawah klasemen, ini memberi City kesempatan untuk memperbaiki catatan buruk mereka yang hanya meraih empat poin dari delapan pertandingan, yang diakui Guardiola telah membuat ambisi Eropa mereka diragukan. “Satu-satunya tim yang telah berada di Liga Champions selama beberapa tahun terakhir adalah Manchester City,” tambahnya. “Sekarang kami berisiko, tentu saja kami. Pasti.” Arsenal, Chelsea, Liverpool, dan Manchester United menyelesaikan empat besar Liga Inggris dari musim 2005-06 hingga 2008-09. Setidaknya tiga dari mereka juga menduduki posisi empat teratas selama 15 kampanye berturut-turut hingga 2012. Namun, United telah menghabiskan lima dari sebelas musim terakhir di luar Liga Champions. Arsenal menghabiskan enam musim di luar kompetisi sebelum kembali pada musim lalu. Liverpool gagal lolos hampir setiap tahun dalam tujuh tahun sejak 2010, sementara Chelsea sedang menjalani kampanye kedua berturut-turut di luar elit Eropa. Musim ini, ancaman bagi City datang dari sumber yang tidak terduga. Selain Forest dan Bournemouth, Aston Villa juga berada di depan City, sementara Newcastle, Fulham, dan Brighton juga hanya terpaut beberapa poin. “Ada banyak pesaing,” kata Guardiola, yang timnya telah kalah sembilan dari dua belas pertandingan terakhir di semua kompetisi. “Bagi setiap klub sangat penting dan jika kami tidak memenangkan pertandingan, kami akan keluar. “Jika kami tidak lolos, itu karena kami tidak pantas mendapatkannya, karena kami tidak siap dan karena kami memiliki banyak masalah dan tidak menyelesaikannya.”

Pep Guardiola Sebut Manchester City Terancam Kehilangan Tempat Di Liga Champions Musim Depan Read More »

Inilah Yang Harus Dilakukan Marcus Rashford Jika Mau Menyelamatkan Kariernya Di MU

Berita Bola – Masa depan pemain depan Manchester United Marcus Rashford menyisakan tanda tanya besar. Pemuda Inggris itu secara mengejutkan tidak masuk skuad MU dalam tiga laga terakhir meski sebenarnya dalam kondisi tidak terkena cedera sama sekali. Rashford sudah tidak ikut skuad MU ketika melawan Manchester City, Tottenham Hotspur dan Bournemouth. Pada tiga laga tersebut, MU menelan dua kekalahan dan sekali menang atas City. Akibat diparkir manajer Ruben Amorim tiga kali beruntun, Rashford pun santer diisukan akan dilepas MU pada bursa transfer Januari 2025. Apalagi Rashford juga memanaskan isu dengan menyatakan ingin tantangan baru dalam sebuah wawancara belum lama ini. Beberapa klub mulai dikaitkan dengan Rashford. Ada Atletico Madrid, Barcelona, Juventus hingga beberapa klub dari Timur Tengah. MU masih belum membuat keputusan resmi soal nasih pemain binaannya itu. Meski terus diisukan sudah tidak punya masa depan di Old Trafford, Amorim dalam wawancara media sebelum kunjungan ke Wolverhampton Wanderers justru memberikan bocoran apa yang harus diperbuat Rashford agar bisa bertahan di MU. Pria asal Portugal itu meminta Rashford untuk bangkit dan muncul sebagai pemimpin di klub karena merupakan salah satu pemain yang sudah bermain lama di Old Trafford. Amorim ingin melihat tanggung jawab dan kinerja besar dari Rashford. “Beberapa pemain memiliki tanggung jawab besar di sini karena mereka sudah lama berada di sini. Jika Anda memiliki bakat besar, kami membutuhkan kinerja besar, tanggung jawab besar, keterlibatan besar untuk mendorong semua orang maju di momen ini,” ujar Amorim seperti dilansir dari Tribal Football. Amorim membutuhkan jiwa kepemimpinan dari pemain yang sudah lama di klub karena MU saat ini berada di titik terendah dan perlu bangkit secepatnya. “Ini mungkin salah satu momen terendah di klub kami. Kami harus menghadapinya dan menjadi kuat,” sambung pria 39 tahun itu. MU dalam posisi sangat kritis saat ini. Mereka terdampar di posisi 13 klasemen sementara Liga Inggris karena baru mendapatkan 22 poin saja dari 17 laga yang dijalani. Mereka hanya unggul 10 poin dari zona degradasi.

Inilah Yang Harus Dilakukan Marcus Rashford Jika Mau Menyelamatkan Kariernya Di MU Read More »