Agen Bola Online, Judi Casino Sbobet

Berita Bola

Sedang Jalani Pemulihan Cedera, Dani Carvajal Kaget Dapat Dukungan Dari Pelatih Atletico Madrid

Berita Bola – Bek senior Real Madrid Dani Carvajal masih menjalani masa pemulihan dari cedera ACL yang dialaminya. Carvajal mengaku kaget karena dikirimi pesan dari Diego Simeone, pelatih Atletico Madrid. Cedera itu diderita Carvajal dalam kemenangan Real Madrid 2-0 atas Villarreal, awal bulan Oktober silam. Pesepakbola berusia 32 tahun ini mesti naik meja bedah sehingga diprediksi mesti absen di sepanjang musim 2024/2025. Berbagai simpati dan pesan dukungan didapatkan Dani Carvajal setelah mengalami cedera lutut yang parah itu. Carvajal tidak menyangka akan mendapatkan pesan dari pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone mengingat rivalitas sengit di antara Real Madrid dan Atletico Madrid. “Hal yang sebenarnya adalah aku merasa sangat disayangi, bannyak orang-orang yang mengirim pesan kepadaku, meneleponku, menunjukkan dukungan mereka dan kasih sayang dan aku mengambil kesempatan ini untuk berterima kasih kepada semuanya,” kata pemain Timnas Spanyol ini. “Memang benar ada sebuah pesan menyenangkan yang mengejutkann, yang datang dari Cholo Simeone. Seseorang yang mencintai sepakbola dan orang yang sangat kukagumi, terlepas dari rivalitas kami, sudah pasti,” lanjut dia dilansir Mundo Deportivo. “Kurasa kami berbagi visi dari olahraga ini dengan emosi yang besar dan aku mengingat pesan itu sebagai sebuah momen yang istimwa. Dari sini aku juga mengirim dia pelukan yang erat,” ucap Carvajal. Dani Carvajal sendiri sudah memperkuat Los Blancos sejak tahun 2013 silam. Selama ini Carvajal telah membuat lebih dari 420 penampilan di semua kompetisi bersama Real Madrid, dengan sumbangan 14 gol dan 65 assist. Kontribusi Carvajal membantu Real Madrid memenangi empat gelar juara Liga Spanyol, dua Copa del Rey, dan enam Liga Champions.

Sedang Jalani Pemulihan Cedera, Dani Carvajal Kaget Dapat Dukungan Dari Pelatih Atletico Madrid Read More »

MU Diminta Tidak Buru-buru Pecat Ruben Amorim Usai Telan Tiga Kekalahan Beruntun

Berita Bola – Sebuah dukungan diberikan oleh mantan pemain Manchester United, Owen Hargreaves kepada manajer Setan Merah, Ruben Amorim. Ia menilai pelatih asal Portugal itu layak diberi kesempatan lebih di Manchester United. Dukungan ini diberikan Hargreaves setelah pertandingan pekan ke-17 Liga Inggris musim 2024/2025. Di laga itu, Manchester United kalah dengan skor 2-0 dari Wolverhampton di Mollineux. Kekalahan ini menjadikan Setan Merah telah menelan tiga kekalahan beruntun di ajang Liga Inggris. Semenjak Amorim mengambil alih Manchester United, Setan Merah lebih banyak menelan hasil negatif ketimbang hasil positif. Situasi ini membuat mulai muncul suara-suara keraguan terkait sosok sang pelatih, apakah ia sosok yang tepat untuk menangani MU. Namun Hargreaves percaya bahwa manajemen MU harus bersabar dengan sang pelatih. Kepada Sky Sports, Hargreaves memberikan dukungannya kepada Amorim. Ia menilai pelatih 39 tahun itu merupakan pelatih yang bagus dan ia sosok yang tepat untuk menangani Setan Merah. “Manchester United memiliki manajer yang bagus saat ini, namun dia menghadapi situasi yang jauh lebih sulit dari yang ia kira sebelumnya,” ungkap Hargreaves. Menurut Hargreaves, Amorim masih sangat layak untuk menangani Manchester United. Jadi ia tidak ingin manajemen MU buru-buru memecat sang pelatih. Jadi ia ingin manajemen MU tetap percaya pada sang pelatih sembari memberikannya waktu untuk membenahi semua kekacauan yang ada. “Manchester United harus memberikannya waktu. Dia pelatih yang hebat, namun dia tidak memiliki personil yang ia butuhkan saat ini,” pungkasnya. Manchester United sendiri bertekad bangkit di tengah pekan nanti. Setan Merah dijadwalkan akan berhadapan dengan Newcastle United di lanjutan EPL 2024/2025.

MU Diminta Tidak Buru-buru Pecat Ruben Amorim Usai Telan Tiga Kekalahan Beruntun Read More »

Rasmus Hojlund Dinilai Jadi Pemain Yang Paling Menderita Di Liga Inggris

Berita Bola – Sebuah pernyataan menarik disampaikan oleh Michael Owen. Mantan penyerang Manchester United itu mengaku kasihan dengan sosok Rasmus Hojlund. Pernyataan ini ia sampaikan setelah pertandingan Wolverhampton vs Manchester United. Di laga ini, Hojlund dipercaya Ruben Amorim untuk menjadi starter di skuad Setan Merah. Di laga ini, Hojlund sama sekali tidak menebar ancaman ke gawang Wolves. Ia minim mendapatkan asupan bola dari rekan-rekannya di laga ini. Advertisement Owen mengaku sangat bersimpati dengan kondisi sang striker tersebut. “Saya benar-benar kasihan kepada Hojlund,” ujar Owen kepada Premier League Production. Menurut Owen, Hojlund tidak bisa berbuat banyak di laga itu karena ia tidak mendapatkan dukungan dari rekan-rekannya. Ia menyebut bahwa sang striker tidak diberi bola yang cukup banyak oleh rekan-rekannya sehingga ia tidak bisa mengancam gawang lawan. “Di babak pertama, ia hanya menerima enam umpan dari rekan-rkeannya, di mana empat dari enam umpan itu berasal dari bek. Itu berarti dia menerima empat umpan panjang dari belakang, sementara ia hanya mendapatkan dua umpan dari pemain yang seharusnya memberikan umpan, dan bagaimana ia bisa melakukan sesuatu dengan umpan-umpan seperti itu?” sambung Owen. Menurut Owen, situasi yang dialami Hojlund itu adalah mimpi buruk bagi para striker. Ia menilai striker tidak bisa berbuat apa-apa jika tidak diberikan pasokan bola yang mumpini dari rekan-rekannya. “Setelah melihatnya selama satu tahun terakhir, saya rasa dia kini memainkan peran paling sulit di Premier League saat ini, yaitu striker Manchester United,” lanjut Owen. “Menjadi striker Manchester United dulunya merupakan posisi dambaan semua striker di seluruh dunia karena mereka bisa mencetak banyak gol di sini. Namun sekarang situasinya jadi situasi yang buruk,” pungkasnya. Hojlund dan Manchester United bertekad untuk bangkit dari situasi buruk ini. Mereka akan membidik tiga poin saat berhadapan dengan Newcastle United pada lanjutan EPL nanti.

Rasmus Hojlund Dinilai Jadi Pemain Yang Paling Menderita Di Liga Inggris Read More »

Dikalahkan Fulham, Cole Palmer Tegaskan Chelsea Bukan Penantang Gelar Juara

Berita Bola – Penyerang milik Chelsea, Cole Palmer baru-baru ini melontarkan sebuah pernyataan menarik. Ia menyebut bahwa The Blues belum bisa dianggap sebagai penantang gelar juara Liga Inggris yang serius. Belakangan ini Chelsea memang lagi on fire. The Blues menelan banyak hasil positif sehingga mereka merangkak naik ke peringkat dua klasemen sementara Liga Inggris 2024/2025. Namun baru-baru ini, The Blues menelan hasil buruk. Mereka menelan kekalahan pada laga Derby London melawan Fulham. Di laga ini, Chelsea unggul terlebih dahulu melalui gol yang diciptakan oleh Cole Palmer. Namun di 10 menit terakhir babak kedua, The Cottagers mampu membalikkan kedudukan berkat gol Harry Wilson dan Rodrigo Muniz. Diwawancarai seusai laga, Palmer menilai bahwa kekalahan ini merupakan sebuah momen pembuktian bagi Chelsea. Ia menyebut kekalahan ini menunjukkan bahwa The Blues memang belum siap untuk menjadi penantang gelar juara yang serius di musim ini. “Sejak awal kami semua sudah bilang bahwa kami bukanlah penantang gelar juara di musim ini,” buka Palmer. Menurut Palmer, Chelsea masih berproses bersama Enzo Maresca yang baru menangani mereka di awal musim kemarin. Jadi ia menilai Chelsea masih belajar banyak hal dan ia yakin di musim depan The Blues bisa diperhitungkan jadi calon juara. “Saat ini kami masih belajar banyak hal. Ini tahun pertama kami dengan pelatih (Maresca), jadi kami sedang bekerja keras untuk itu,” pungkasnya. Chelsea saat ini mencoba untuk bangkit di pertandingan berikutnya. Di pekan ke-19 nanti, The Blues akan berhadapan dengan Ipswich Town dan mereka akan menargetkan tiga poin di laga ini.

Dikalahkan Fulham, Cole Palmer Tegaskan Chelsea Bukan Penantang Gelar Juara Read More »

Dapat Kartu Merah Saat Lawan Wolverhampton, Bruno Fernandes Akan Segera Bangkit

Berita Bola – Bek Manchester United, Harry Maguire memberikan dukungan moril kepada Bruno Fernandes. Ia yakin sang playmaker akan bangkit dari keterpurukannya. Manchester United baru saja menelan kekalahan di Premier League. Berhadapan dengan Wolverhampton, Setan Merah tumbang dengan skor 2-0. Salah satu penyebab kekalahan MU di laga ini karena Setan Merah bermain dengan 10 pemain sejak awal babak kedua. Bruno Fernandes membuat tekel sembrono di awal babak kedua, sehingga ia mendapatkan kartu kuning keduanya di laga ini dan MU harus bermain dengan 10 pemain. Harry Maguire sendiri enggan menyalahkan Fernandes atas kekalahan timnya di laga ini. Ia juga mendukung sang playmaker untuk bangkit dari keterpurukan. Kepada Prime Video Sport, Maguire menyebut bahwa Fernandes sangat terpukul dengan kartu merah ini. Karena sang playmaker menilai karena keteledorannya MU jadi kalah di laga ini. “Jujur saya belum bicara dengannya. Namun di aadalah pemain yang penting bagi kami dan ia merasa kecewa dengan apa yang terjadi tadi,” ungkap Maguire. “Dia sangat kecewa dan kartu merah itu sangat menyakitkan dirinya. Ia merasa bahwa ia telah mengecewakan rekan-rekannya.” Lebih lanjut, Maguire optimistis bahwa Fernandes tidak akan terpuruk lebih jauh. Ia yakin pemain Timnas Portugal itu bakal bangkit dari keterpurukan dan berkontribusi lebih besar bagi Setan Merah. “Dia akan menenangkan kepalanya setelah kejadian ini. Dia akan siap ketika ia menyelesaikan masa hukumannya nanti,” sambung Maguire. “Kami tidak mau menyalahkan siapapun atas kekalahan ini dan kami fokus ke pertandingan berikutnya. Saya yakin dia akan memberikan banyak kontribusi bagi kami hingga akhir musim nanti,” ia menandaskan. Fernandes bukan satu-satunya pemain yang akan absen membela MU saat mereka berhadapan dengan Newcastle di akhir pekan ini. Setan Merah juga tidak diperkuat Manuel Ugarte yang mendapatkan akumulasi kartu di laga ini.

Dapat Kartu Merah Saat Lawan Wolverhampton, Bruno Fernandes Akan Segera Bangkit Read More »

Begini Pembelaan Ruben Amorim Usai Manchester United Menelan Kekalahan Lagi

Berita Bola – Manajer Manchester United, Ruben Amorim memberikan pembelaan kepada anak asuhnya usai dikalahkan Wolverhampton. Ia menyebut bahwa timnya masih dalam periode transisi dan mereka masih butuh waktu untuk berbenah. Ya, Manchester United baru saja menelan kekalahan. Melawan Wolverhampton, Setan Merah harus menelan kekalahan dengan skor 2-0. Kekalahan ini menambah panjang daftar kekalahan Setan Merah. Kekalahan ini membuat Setan Merah menelan total tiga kekalahan beruntun baru-baru ini. Amorim sendiri baru-baru ini ditanyai mengapa MU bisa tampil seburuk ini. Ia menilai Setan Merah masih butuh waktu agar bisa menerapkan apa yang ia inginkan. Dalam konferensi persnya seusai laga, Amorim memberikan pembelaan terhadap performa buruk timnya. Ia menyebut skuad Setan Merah saat ini sedang dalam periode transisi, di mana mereka melakukan banyak perubahan. Sehingga mereka masih mempelajari skema baru yang diinginkan Amorim. “Para pemain saya membutuhkan waktu lebih, karena kami mengubah total gaya bermain kami. Gaya bermain ini sangat sulit untuk pemain kami, dan kami dan para staff kami juga kesulitan untuk mengajarkan para pemain kami,” sambung Amorim. Amorim juga menegaskan bahwa ia tidak akan menyerah dengan kondisi sulit ini. Ia optimistis bahwa Setan Merah bakal bangkit dari keterpurukan ini. “Ketika kami tidak mendapatkan hasil yang bagus, maka situasi yang kami alami juga bakal semakin sulit,” sambung Amorim. “Jadi kami harus percaya dengan apa yang kami lakukan dan kami harus meneruskan itu. Ini adalah momen yang sulit namun kami harus fokus untuk pertandingan berikutnya,” imbuh sang manajer. Manchester United akan memainkan laga kandang di pertandingan berikutnya. Setan Merah akan menjamu Newcastle di Old Trafford pada tanggal 30 Desember mendatang.

Begini Pembelaan Ruben Amorim Usai Manchester United Menelan Kekalahan Lagi Read More »