Agen Bola Online, Judi Casino Sbobet

Berita Bola

Bantai West Ham 4-1, Pep Guardiola Sebut Man City Belum Kembali Ke Jalur Yang Benar

Berita Bola – Manchester City (Man City) sukses meraih kemenangan dengan skor 4-1 atas West Ham pada lanjutan Liga Inggris 2024/2025 hari Sabtu (04/01/2025) malam WIB. Man City pun meraih kemenangan beruntun untuk pertama kalinya sejak Oktober 2024. Lalu mencetak empat gol di Premier League untuk pertama kalinya sejak Agustus. Ditambah striker mereka Erling Haaland mencetak brace pertama di Premier League sejak September 2024. Apakah kemenangan 4-1 atas West Ham menandakan kembalinya Man City yang dulu? “Sama sekali tidak” tegas Manajer Man City Pep Guardiola. Kemenangan atas West Ham membuat sang juara bertahan berada di peringkat enam Liga Inggris, hanya berjarak tiga poin dari Nottingham Forest yang berada di peringkat tiga. Tidak bisa dimungkiri, dua kemenangan beruntun pada ajang Liga Inggris memberikan kelegaan setelah beberapa bulan terakhir yang cukup melelahkan untuk Man City. Namun, ketika ditanya Pep Guardiola ditanya apakah hasil tersebut merupakan pertanda bahwa timnya telah kembali ke performa yang biasa dilihat oleh banyak orang, pelatih asal Spanyol tersebut tidak memberikan jawaban yang tegas. Usai pertandingan melawan West Ham, Guardiola menyebut level permainan Man City belum kembali seperti beberapa musim terakhir. “Anda yang menilai hasilnya. Penampilan kami tidak bagus. Kami telah melihat selama bertahun-tahun level kami. Kami tidak berada di level kami,” kata Pep Guardiola. “Jangan salah paham dengan saya. Saya sangat senang. Saya akan tidur lebih nyenyak hingga Piala FA (pertandingan melawan Salford pada 11 Januari).” “Tentu saja ada banyak hal positif yang luar biasa. Tetapi jika Anda bertanya kepada saya apakah tim ini bermain seperti yang telah dimainkan beberapa tahun yang lalu, tidak, sama sekali tidak,” tambahnya.

Bantai West Ham 4-1, Pep Guardiola Sebut Man City Belum Kembali Ke Jalur Yang Benar Read More »

Legenda Juventus Geram Dengan Pernyataan Kontroversial Yang Diucapkan Thiago Motta

Berita Bola – Mantan gelandang Juventus, Alessio Tacchinardi, mengungkapkan kritik tajam terhadap pelatih Juventus, Thiago Motta, terkait pernyataan yang dianggapnya berisikan ‘pesan salah’ kepada tim sebelum semifinal Supercoppa Italiana melawan Milan. Juventus menelan kekalahan 1-2 dari Milan pada laga semifinal Supercoppa yang digelar di Al-Awwal Park, Riyadh, Sabtu dini hari WIB (4-1-2025). Bianconeri tampil dominan di babak pertama, tetapi penalti Christian Pulisic dan gol bunuh diri Federico Gatti di babak kedua memastikan langkah Rossoneri ke Final melawan Inter. Sebelum pertandingan, Thiago Motta menyatakan dalam konferensi pers bahwa dirinya “tidak terobsesi untuk menang”. Tak pelak, pernyataan sosok ‘tertinggi’ di tim kepelatihan Juventus itu menjadi kontroversial. Pernyataan ini menuai kritik, satu di antaranya dari Tacchinard. Legenda Juventus itu menyebut pesan Motta tersebut tidak sejalan dengan semangat dan mentalitas Juventus. “Saya merasa tim ini tidak memiliki obsesi untuk menang,” kata Tacchinardi kepada Sport Mediaset. “Pernyataan seperti itu membagi pandangan para fans dan mantan pemain yang telah mengenakan seragam ini selama 11 tahun. Saya dan rekan-rekan setim dulu terobsesi untuk menang, bahkan dalam sesi latihan. Jadi, mendengar Thiago Motta berkata seperti itu benar-benar membuat saya terkejut,” ucap Tacchinardi, satu di antara dari 50 pemain Juventus yang namanya tertulis di dalam Stadion Juventus. Tacchinardi merupakan satu di antara legenda Juventus yang menghabiskan 11 tahun bersama Bianconeri, mencatatkan 404 penampilan. Selama kariernya di Turin, ia berhasil memenangkan sejumlah trofi bergengsi, termasuk lima gelar Serie A dan satu Liga Champions. Sementara itu, Milan dan Inter akan saling berhadapan di Final Supercoppa yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa dini hari WIB (7-1-2025), sedangkan Juventus dan Atalanta kembali ke Italia.

Legenda Juventus Geram Dengan Pernyataan Kontroversial Yang Diucapkan Thiago Motta Read More »

Susul Pep Guardiola Kibarkan Bendera Putih, Bernardo Silva Tak Yakin Man City Bisa Mengejar Gelar

Berita Bola – Bernardo Silva yakin upaya Manchester City buat mempertahankan gelar juara Liga Inggris musim ini sudah berakhir. Kini tim berjuluk The Citizens tersebut sudah tertinggal 14 poin dari pemuncak klasemen, Liverpool. “Kenyataannya adalah kita harus menerima situasi ini. Saya tidak melihat Liverpool, karena kita berada di posisi keenam. Kita tidak bisa lagi bergantung pada apa yang dilakukan tim lain, seperti Liverpool atau Arsenal,” kata Silva kepada Sky Sports. “Satu-satunya tujuan sekarang adalah fokus pada pertandingan berikutnya untuk mencoba meraih tiga poin. Meskipun bukan tidak mungkin, saat ini kita dapat mengatakan tanpa ragu bahwa Manchester City tersingkir dari perebutan gelar juara. Sudah terlambat untuk bangkit.” “Banyak yang mengatakan bahwa Anda tidak dapat memenangkan kejuaraan sebelum Januari, tetapi Anda pasti bisa kehilangannya. Dan musim ini, kenyataannya adalah bahwa kita praktis telah kehilangannya.” Manajer Man City, Pep Guardiola, mengungkapkan bahwa The Citizens tidak memiliki peluang untuk memenangkan gelar Premier League musim ini. Pernyataan ini muncul usai kemenangan 2-0 yang penuh ketegangan atas Leicester City (29-12-2024), yang sekaligus menjadi laga ke-500 Guardiola sebagai pelatih The Citizens. Meski kemenangan tersebut mengangkat Man City ke peringkat kelima klasemen, mereka masih terpaut 14 poin dari pemuncak klasemen, Liverpool. Berbicara kepada BBC’s Match of the Day, Guardiola mengatakan: “Kami jauh dari memenangkan Premier League. Kami menerima bahwa tidak ada lagi peluang untuk itu, tetapi kami masih memiliki hal lain untuk diperjuangkan: Piala FA, posisi empat besar dan kemenangan seperti ini membantu,” ujar manajer yang telah mempersembahkan sederet gelar bergengsi buat Man City ini.

Susul Pep Guardiola Kibarkan Bendera Putih, Bernardo Silva Tak Yakin Man City Bisa Mengejar Gelar Read More »

Jadon Sancho Mengaku Frustasi Usai Chelsea Ditahan Crystal Palace Di Liga Inggris

Berita Bola – Chelsea harus puas bermain imbang kontra Crystal Palace pada laga pekan ke-20 Premier League. Kegagalan The Blues membawa pulang tiga poin dari duel tersebut membuat Jadon Sancho merasa kesal. Melakoni pertandingan di Selhurst Park, London, Sabtu (4/1/2025) malam WIB, Chelsea tampil trengginas sejak bola digulirkan. Pasukan Enzo Maresca tersebut menorehkan 61,6 persen penguasaan bola, berbanding 38,4 persen yang dicatatkan Crystal Palace. Bermain dominan, Chelsea berhasil unggul lebih dulu ketika duel berjalan 14 menit. Umpan Jadon Sancho mampu dikonversikan Cole Palmer menjadi gol dengan sepakan kaki kiri. Sayangnya, Tim London Biru gagal mempertahankan keunggulan tersebut. The Eagles sukses menyamakan skor lewat aksi Jean-Philippe Mateta pada menit ke-82. Sampai duel Crystal Palace versus Chelsea berakhir, skor 1-1 tetap bertahan. Jadon Sancho tak dapat menyembunyikan rasa kecewanya setelah Chelsea ditahan Crystal Palace. Pemain asal Inggris itu pun menyebut hasil tersebut terasa menyebalkan dan membuat frustrasi. “Sangat menyebalkan jika tidak mendapatkan tiga poin. Anda harus mengambil peluang dan jika tidak, semuanya tidak akan pernah berakhir,” ucap Jadon Sancho. “Kebobolan gol itu, tepat pada akhir pertandingan, sungguh membuat frustrasi. Saya sangat senang bisa meningkatkan kemampuan sepak bola saya. Saya merasa baik sejak hari pertama di sini dan staf serta pemain menyambut saya dengan baik,” lanjutnya. Hasil itu membuat tren minor Chelsea di Premier League musim ini masih berlanjut. The Blues tak pernah menang dalam empat pertandingan terakhir di liga, dengan perincian dua kekalahan dan dua hasil imbang. Hasil tersebut membuat Chelsea tetap berada di peringkat keempat klasemen sementara Premier League musim ini. Tim London Biru mendulang 36 poin, tertinggal sembilan poin dari Liverpool yang berada di puncak klasemen, tetapi baru menjalani 18 pertandingan. “Saya hanya harus menunjukkan kemampuan 100 persen di lapangan. Masih ada jalan panjang yang harus ditempuh musim ini. Hari ini adalah hari yang membuat frustrasi, tetapi kami terus maju dan belajar darinya,” kata Jadon Sancho.

Jadon Sancho Mengaku Frustasi Usai Chelsea Ditahan Crystal Palace Di Liga Inggris Read More »

Jay Idzes Bermain Ciamik Meski Venezia Cuma Main Imbang Lawan Empoli

Berita Bola – Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes menunjukkan penampilan bagi klubnya, Venezia, saat menghadapi Empoli dalam Liga Italia. Pertandingan Liga Italia Vincenza vs Empoli berlangsung di Stadion Pier Luigi Penzo pada Sabtu (4/1/2025), di mana Venezia berperan sebagai tuan rumah. Venezia memulai laga dengan baik, mencetak gol pada menit ke-5 melalui kapten tim, Joel Pohjanpalo, memanfaatkan kesalahan fatal kiper Empoli, Devis Vasquez. Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama, karena pada menit ke-32, Sebastiano Esposito berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Esposito, jebolan tim muda Inter Milan, mencetak gol setelah menerima umpan dari Lorenzo Colombo, mengalahkan kiper Filip Stankovic. Meski Venezia tidak menang, Jay Idzes tampil luar biasa dengan beberapa penyelamatan penting yang menyelamatkan gawang timnya. Salah satu aksi heroiknya terjadi pada menit ke-14, ketika ia berhasil menggagalkan peluang emas Empoli. Idzes, yang kini mengoleksi 9 caps di Timnas Indonesia, melakukan blok krusial yang mencegah tembakan Lorenzo Colombo masuk ke gawang kosong. Namun, dalam proses gol Esposito, Idzes terlibat dalam situasi yang membuatnya terjebak oleh Colombo, yang berhasil mengecoh beberapa pemain belakang Venezia. Media Italia memberikan pujian kepada Idzes atas performanya, menilai dia sebagai bek tengah terbaik di Venezia saat melawan Empoli. Tuttoveneziasport.it memberikan rating 6,5 untuk Idzes, lebih tinggi dibandingkan rekan-rekannya di lini belakang. Calciomercato.com juga mengapresiasi aksi penyelamatan Idzes saat menghalau peluang gol Colombo. Sementara itu, Tuttomercatoweb.com menyoroti bahwa gol Esposito tidak sepenuhnya kesalahan Idzes, mengingat situasi pertahanan Venezia yang kurang menguntungkan. Selanjutnya, Venezia akan menghadapi tantangan berat saat menjamu Inter Milan di Stadion Pier Luigi Penzo pada Minggu (12/1/2025) mendatang.

Jay Idzes Bermain Ciamik Meski Venezia Cuma Main Imbang Lawan Empoli Read More »

Awali Tahun 2025 Manchester City Raih Kemenangan Besar, Savinho Bersyukur

Berita Bola – Penyerang sayap Manchester City, Savinho, mengungkapkan rasa syukurnya atas keberhasilan tim meraih kemenangan di laga perdana 2025. Manchester City memulai tahun dengan hasil sangat positif. The Citizens berhasil meraih kemenangan telak 4-1 saat berhadapan dengan West Ham United pada lanjutan laga Liga Inggris di Etihad Stadium pada Sabtu (4/1/2025). Kemenangan ini menjadi yang kedua secara beruntun bagi Man City, setelah sukses melibas Leicester City 2-0 pada pertandingan terakhir 2024. Man City memang layak meraih kemenangan dengan skor mencolok, karena mereka unggul dalam berbagai aspek dibandingkan The Hammers. City menunjukkan penguasaan bola mencapai 56 persen. Dari segi peluang, Man City mencatatkan 7 tembakan tepat sasaran, sementara West Ham hanya 4. Man City membuka laga dengan baik. Hanya 10 menit setelah kick-off, mereka sudah unggul berkat gol bunuh diri dari Vladimir Coufal. Setelah itu, Man City menggandakan keunggulan melalui sundulan Erling Haaland yang memanfaatkan assist dari Savinho pada menit ke-42. Babak pertama berakhir dengan skor 2-0 untuk keunggulan Man City. Di babak kedua, Haaland menambah pundi-pundi golnya dengan brace pada menit ke-55, membawa City semakin menjauh. Tiga menit setelahnya, Phil Foden juga mencatatkan namanya di papan skor, menambah keunggulan menjadi 4-0. West Ham akhirnya mencetak satu gol pada menit ke-71 melalui Niclas Fuellkrug, tetapi itu hanya menjadi hiburan belaka, karena mereka harus puas dengan kekalahan 4-1. Kemenangan ini memang tidak mengubah posisi Man City di klasemen, tetap di posisi keenam dengan 34 poin dari 20 laga, namun raihan 3 poin ini sangat penting untuk memulihkan kepercayaan diri tim setelah hasil mengecewakan sebelumnya. Savinho mengaku bersyukur atas hasil ini dan berharap kemenangan di laga pertama tahun ini bisa menjadi awal kebangkitan bagi The Citizens. “Saya harus berterima kasih kepada Tuhan terlebih dahulu,” ungkap Savinho seperti yang tertera di laman resmi Man City. “Saya sangat bersyukur, terlebih atas kemenangan ini, yang merupakan hal terpenting.” “Kami tahu apa yang kami alami tahun lalu, kami sering kalah. Namun, kami terus membaik dan mendapatkan kepercayaan diri.” “Saya senang kami memulai tahun ini dengan baik.” “Seperti yang saya katakan, yang terpenting adalah tiga poin, meskipun saya juga senang dengan assist dan penampilan saya,” tambah pemain asal Brasil itu.

Awali Tahun 2025 Manchester City Raih Kemenangan Besar, Savinho Bersyukur Read More »