Komunitas Agen Bola, SBOBET, IBCBET, Prediksi Pasaran Bola & Casino Online Terbesar

Berita Bola

Inilah Calon Nomor Punggung Florian Wirtz Di Liverpool

Berita Bola – Liverpool mendapatkan amunisi baru dengan hadirnya Florian Wirtz untuk memperkuat lini serang racikan Arne Slot. Transfer Wirtz menjadi salah satu pembelian paling mencuri perhatian di musim panas. Sebagai pemain termahal di Premier League saat ini, Wirtz tentu dinantikan performanya di atas lapangan. Namun, satu hal lain yang tak kalah ramai dibicarakan adalah soal nomor punggung yang akan ia kenakan di Liverpool. Saat masih di Bayer Leverkusen, Wirtz memulai dengan nomor 27 sebelum kemudian mengenakan nomor 10 setelah menjadi pemain andalan tim. Sementara di timnas Jerman, ia sempat berganti nomor hingga tujuh kali, termasuk nomor 7, 11, dan 17. Sebelumnya sempat beredar rumor kalau Wirtz menginginkan nomor 10 di Anfield. Namun Wirtz dengan cepat menanggapi rumor tersebut dan membantahnya secara tegas. Nomor 27 menjadi saksi awal perjalanan karier senior Florian Wirtz bersama Bayer Leverkusen. Ia mengenakan nomor tersebut sejak debut hingga musim pertamanya yang stabil. Peralihan ke nomor 10 menandai babak baru dalam kariernya, tepat setelah membawa Leverkusen meraih gelar Bundesliga dan DFB-Pokal. Nomor itu menjadi simbol statusnya sebagai bintang utama tim dan kontribusi besar yang ia berikan. Di level internasional, Wirtz harus beradaptasi dengan berbagai nomor punggung seperti 7, 11, dan 17. Hal ini menunjukkan bahwa Wirtz mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan tim. Nasib nomor 10 di Liverpool tampaknya belum akan berubah, mengingat Alexis Mac Allister masih nyaman mengenakannya. Florian Wirtz pun menegaskan bahwa ia menghormati hal tersebut dan tidak ingin menimbulkan polemik. Nomor 27 menjadi opsi paling masuk akal karena masih tersedia dan telah melekat pada citra pribadi Wirtz sejak awal kariernya. Nomor ini juga pernah dikenakan oleh sosok legendaris seperti Divock Origi. Namun, jika Wirtz ingin membangun identitas baru, masih banyak nomor alternatif yang tersedia seperti 6, 12, 13, 15, 16, atau 22. Pilihan-pilihan ini memberinya ruang untuk menciptakan kesan berbeda tanpa perlu menyentuh nomor ikonik yang sudah dimiliki pemain senior.

Inilah Calon Nomor Punggung Florian Wirtz Di Liverpool Read More »

Nasib Marcus Rashford : Gaji Selangit Dan Tak Laku Dijual, MU Siapkan Opsi Peminjaman

Berita Bola – Era Marcus Rashford di Manchester United tampaknya benar-benar sudah berada di ujung tanduk. Sang pemain diketahui sudah tidak memiliki masa depan di Old Trafford dan pihak klub secara aktif berusaha mencarikannya rumah baru. Namun, upaya untuk melepas penyerang berusia 27 tahun itu ternyata tidak semudah membalikkan telapak tangan. Proses transfernya kini menemui jalan buntu yang disebabkan oleh beberapa faktor rumit. Pasalnya, gaji selangit dan banderol harga yang dipasang oleh klub menjadi batu sandungan utama. Hal ini membuat para klub peminat berpikir dua kali untuk mengajukan penawaran. Kini, Manchester United dilaporkan tengah menyiapkan sebuah skenario alternatif yang tak terduga. Lantas, bagaimana seorang bintang akademi bisa menjadi sebuah dilema besar bagi klubnya sendiri? Marcus Rashford sejatinya memiliki keinginan yang jelas untuk kariernya. Ia hanya mau bergabung dengan klub yang berlaga di Liga Champions musim depan. Oleh karena itu, ia sama sekali tidak tertarik dengan tawaran menggiurkan yang datang dari Arab Saudi ataupun Turki. Masalahnya, tuntutan pribadinya justru menjadi penghalang terbesar dalam proses transfer ini. Menurut sumber yang dekat dengan Rashford, sang pemain tidak bersedia menerima pemotongan gaji dari pendapatannya saat ini yang mencapai 325.000 pounds per pekan. Sikap inilah yang secara drastis membatasi jumlah klub yang mampu merekrutnya. Akibat kesulitan menjualnya secara permanen, Manchester United kini mulai bersiap dengan kemungkinan lain. Mereka mempertimbangkan untuk mengirim Rashford keluar dengan status pinjaman selama satu musim penuh. Skenario ini muncul setelah adanya minat dari raksasa Italia, Inter Milan. Finalis Liga Champions tersebut sempat menanyakan ketersediaan Rashford saat membahas transfer Rasmus Hojlund. Meski begitu, Inter Milan dengan tegas menyatakan bahwa mereka hanya tertarik dengan kesepakatan peminjaman. Opsi ini setidaknya bisa menjadi solusi sementara bagi United yang ingin mengurangi beban gaji tim. Marcus Rashford ternyata bukanlah satu-satunya pemain yang masuk dalam daftar jual Manchester United. Pihak klub juga berencana untuk melepas Antony, Jadon Sancho, dan Alejandro Garnacho pada musim panas ini. Di masa lalu, beberapa klub top Eropa sebenarnya pernah menunjukkan ketertarikan pada Rashford. Barcelona disebut telah lama mengaguminya, sementara PSG bahkan pernah bertemu dengan perwakilannya pada Agustus 2022. Akan tetapi, situasi di kedua klub tersebut kini telah berubah. PSG sudah merombak filosofi skuad mereka menjadi lebih muda, sedangkan posisi sayap di Barcelona sudah diisi oleh pemain seperti Raphinha dan Lamine Yamal.

Nasib Marcus Rashford : Gaji Selangit Dan Tak Laku Dijual, MU Siapkan Opsi Peminjaman Read More »

Juventus Masih Tunggu Klub Yang Berminat Pada Dusan Vlahovic

Berita Bola – Juventus ingin segera melepas Dusan Vlahovic jika tak mau memperpanjang kontraknya yang tersisa setahun lagi. Namun di sisi lain belum ada peminat yang mengajukan penawaran resmi untuk striker Serbia itu. Football Italia melaporkan pada Jumat (20/6/2025) bahwa manajer umum Juventus Damien Comolli ingin segera bertemu Vlahovic dan agennya, Darko Ristic untuk membahas masa depan kerja sama kedua pihak. Sejauh ini hampir pasti Vlahovic takkan bertahan di Juventus. Ia tak mau memperpanjang kontrak dengan gaji yang lebih rendah seperti yang diinginkan oleh Bianconeri. Jika sudah begitu, melepas Vlahovic di musim panas ini adalah jalan terbaik bagi Juventus agar masih bisa mendapat pemasukan dari transfer. Namun kabarnya sang pemain ingin bertahan di Turin hingga kontraknya habis pada Juni 2026. Sebab dengan begitu, ia bisa meminta nilai kontrak yang lebih tinggi karena klub yang berminat padanya tak perlu membayar uang transfer ke Juventus. Sejauh ini ia tak terburu-buru untuk mencari klub baru. Vlahovic kabarnya sudah menolak Fenerbahce. Ia juga sudah berbicara dengan Massimiliano Allegri yang saat ini melatih AC Milan. Klub-klub Inggris seperti Arsenal dan Manchester United yang dulu sempat dikaitkan dengannya kini juga tak bergerak mendekati. Dengan sisa kontrak setahun lagi, Juventus tak lagi ngotot meminta angka transfer yang tinggi. 30 juta Euro disebut sudah cukup untuk menebus Vlahovic. Masalahnya, gajinya yang sudah mencapai 12 juta Euro per musim juga membuat klub lain berpikir ulang. Vlahovic mencetak 15 gol dan lima asis dalam 42 laga di musim 2024/25, namun hanya tiga gol dan tiga asis yang ia sumbangkan selama 2025. Ia juga kehilangan posisi inti sejak kehadiran Randal Kolo Muani, termasuk di Piala Dunia Antarklub bulan ini.

Juventus Masih Tunggu Klub Yang Berminat Pada Dusan Vlahovic Read More »

Antonio Conte Sempat Tak Percaya McTominay Mau Gabung Napoli

Berita Bola – Antonio Conte sempat tak yakin Scott McTominay mau bergabung dengan Napoli. Namun, McTominay ternyata rela ke Naples untuk kemudian menciptakan sejarah. Scott McTominay jadi sosok kunci di balik keberhasilan Napoli menjadi juara Serie A 2024/2025. Ia mampu mengemas 12 gol dan enam assist di Serie A. Torehan tersebut turut membawa gelandang asal Skotlandia ini meraih gelar Pemain Terbaik Serie A 2024/2025. Luar biasanya lagi, Ia melakukan hal tersebut di musim pertamanya di Napoli. Ia merapat ke Il Partenopei dari Manchester United. McTominay ditebus Napoli dengan 30 juta euro. Tak banyak yang menyangka McTominay bisa langsung bersinar di Napoli. Menilik dari performnya di MU yang tak begitu menjanjikan. Ia hanya bikin 28 gol dari 255 penampilan untuk Setan Merah. Pelatih Napoli, Antonio Conte, tapi sudah yakin McTominay punya potensi untuk jadi andalan Napoli sejak awal ingin mendatangkannya. Ia terus mendesak Direktur Napoli Geovanni Manna untuk merekrut McTominay. Meski begitu, Conte sempat ragu Napoli bisa merampungkan transfer McTominay. Pasalnya, Napoli tak bermain di kompetisi Eropa. Hal itu tentu mengurangi daya tarik Napoli untuk bisa merekrut McTominay. Kekhawatiran Conte ini tak terbukti dengan McTominay mau merapat ke Naples. ‘Apakah Anda pernah berpikir McTominay pasti akan datang?’ Saya akan menjawab tidak. Jangan lupa bahwa kami sedang menuju musim tanpa trofi Eropa untuk diperjuangkan, jadi ia harus meninggalkan Manchester United untuk memulai kembali bersama kami,” ujar Conte dikutip dari Football Italia. “Agak terlambat, tetapi ia datang dan saya sangat senang karena Manna pandai mengontraknya. Kami telah membahas McTominay, tetapi saya tidak berpikir ia akan benar-benar bergabung dengan kami,” jelasnya.

Antonio Conte Sempat Tak Percaya McTominay Mau Gabung Napoli Read More »

Bersama Cristian Chivu, Inter Milan Akan Meninggalkan Formasi 3-5-2

Berita Bola – Inter Milan resmi membuka lembaran baru bersama Cristian Chivu. Tanda-tanda perubahan besar pun langsung tampak pada laga debut sang pelatih, yang tampaknya ingin menegaskan perbedaan arah dari pendahulunya, Simone Inzaghi. Dalam pertandingan kontra Monterrey pada ajang Piala Dunia Antarklub 2025, Chivu memberikan sinyal kuat bahwa era penggunaan formasi klasik 3-5-2 ala Inzaghi mungkin akan segera ditinggalkan. Laga tersebut berakhir dengan skor imbang 1-1, di mana gol Inter dicetak oleh Lautaro Martinez. Selama lebih dari lima tahun terakhir, Inter Milan mengandalkan skema tiga bek sejajar. Antonio Conte menjadi arsitek awal, kemudian diteruskan oleh Simone Inzaghi yang mengembangkan pendekatan tersebut dalam empat musim terakhir. Kedua pelatih sama-sama memanfaatkan formasi 3-5-2 sebagai identitas utama. Kendati formasi dasarnya serupa, pendekatan Inzaghi sebenarnya cukup berbeda dari Conte. Kini, Cristian Chivu mulai membentuk identitasnya sendiri. Dan dari laga perdananya melawan Monterrey, terlihat jelas bahwa Chivu berupaya menanamkan gaya baru bagi Nerazzurri. Menurut laporan Corriere della Sera, Chivu langsung menyentuh aspek-aspek penting dalam transisi permainan Inter. Salah satu fokus utamanya adalah bagaimana tim bereaksi saat kehilangan penguasaan bola. Pada masa Inzaghi, Inter kerap kerepotan menghadapi serangan balik cepat dari lawan, sebuah kelemahan yang kini mulai coba diperbaiki oleh Chivu. Dalam duel melawan Monterrey, Inter tampil dengan pendekatan bertahan yang lebih agresif. Saat bola hilang, para pemain langsung menekan lawan di area tinggi dan melakukan penjagaan satu lawan satu untuk menghentikan potensi serangan balik sejak dini. Intensitas seperti inilah yang menjadi ciri khas baru Inter di bawah kendali Chivu. Tak hanya dari segi pressing dan pertahanan, struktur permainan Inter juga menunjukkan tanda-tanda evolusi. Meskipun masih memulai laga dengan skema tiga bek, Chivu tampak mencoba komposisi berbeda di lini tengah dan lini depan. Pertandingan diawali dengan formasi 3-4-1-2 sebelum beralih ke 3-4-2-1 di babak kedua. Bahkan, dalam beberapa menit terakhir, Inter sempat menggunakan formasi empat bek. Pergeseran ini menjadi bukti bahwa fleksibilitas taktik mulai menjadi bagian dari DNA baru tim. Masuknya Petar Sucic di lini tengah turut membuka opsi bagi Chivu untuk membentuk double pivot, memungkinkan gelandang seperti Henrikh Mkhitaryan atau Nicola Zalewski memiliki ruang lebih luas untuk bergerak di zona ofensif. Lebih dari sekadar variasi angka-angka, perubahan ini memperlihatkan bahwa Chivu tidak akan terpaku pada satu sistem tetap. Ia menginginkan tim yang dinamis, adaptif, dan mampu menyerang maupun bertahan dengan lebih fleksibel.

Bersama Cristian Chivu, Inter Milan Akan Meninggalkan Formasi 3-5-2 Read More »

MU Targetkan Juara Liga Inggris Pada 2028, Begini Tanggapan Legenda Setan Merah

Berita Bola – Manchester United kembali menjadi bahan perbincangan setelah rencana mereka untuk menjadi juara Premier League pada 2028 dinilai tidak realistis oleh mantan striker mereka, Teddy Sheringham. Menurut Sheringham, target tersebut hanyalah ‘khayalan’ mengingat performa buruk yang terus membelit klub. Komentarnya muncul setelah CEO baru MU, Omar Berrada, meluncurkan Project 150—sebuah rencana jangka panjang untuk mempersembahkan gelar liga ke-21 pada perayaan 150 tahun klub. Namun, target ini dianggap terlalu muluk, terutama setelah United mencatatkan musim terburuknya dengan finis di posisi ke-15 klasemen Premier League. “Pernyataan Berrada terdengar seperti mimpi,” ujar Sheringham. Ia menekankan bahwa perubahan besar harus dimulai dari langkah-langkah kecil yang terukur, bukan sekadar visi ambisius tanpa fondasi kuat. “Optimisme berlebihan tanpa perbaikan nyata justru berbahaya. Jika ada kemajuan konkret, barulah kita bisa mulai berharap,” tambahnya. Sheringham juga menyoroti posisi manajer Ruben Amorim yang dinilai rentan. Jika Amorim gagal memperbaiki performa tim di awal musim 2025/2026, Sheringham yakin ia akan segera kehilangan jabatannya. “Tekanan akan sangat besar. Jika permainan tak kunjung membaik sejak awal musim, hasilnya sudah bisa ditebak,” tegasnya. Musim lalu, United mengalami 18 kekalahan di liga dan gagal lolos ke kompetisi Eropa—hanya kali kedua dalam 35 tahun terakhir. Dengan situasi seperti ini, Sheringham menilai optimisme manajemen terlalu jauh dari realitas. Sheringham menegaskan bahwa yang dibutuhkan United saat ini bukan slogan kosong, melainkan kerja keras untuk mengembalikan identitas dan kualitas klub seperti masa kejayaannya dulu. “Jujur saja, mereka masih jauh dari level Manchester United yang kita kenal,” tandasnya. Dengan tekanan yang semakin besar dan sorotan tajam dari berbagai pihak, jalan United menuju 2028 diprediksi akan sangat berat. Hanya konsistensi dan peningkatan nyata yang bisa membungkam semua keraguan.

MU Targetkan Juara Liga Inggris Pada 2028, Begini Tanggapan Legenda Setan Merah Read More »