Komunitas Agen Bola, SBOBET, IBCBET, Prediksi Pasaran Bola & Casino Online Terbesar

Berita Bola

Meski Jalani Debut Yang Pahit Di, Tapi Viktor Gyokeres Tetap Diyakini Bisa Cetak 20 Gol

Berita Bola – Striker anyar Arsenal, Viktor Gyokeres, mendapat sorotan tajam usai melakoni debut yang cukup sulit di Premier League. Namun, legenda klub sekaligus kompatriotnya, Freddie Ljungberg, tetap memberikan sebuah prediksi yang sangat optimistis. Seperti yang diketahui, Gyokeres tampil kurang mengesankan saat Arsenal susah payah meraih kemenangan 1-0 atas Manchester United. Striker asal Swedia itu bahkan harus ditarik keluar oleh Mikel Arteta setelah satu jam bermain di atas lapangan. Meskipun begitu, Ljungberg sangat yakin bahwa kompatriotnya itu akan mampu mencetak sekitar 20 gol pada musim ini. Di sisi lain, manajer Mikel Arteta juga turut membela sang striker dengan menyebut timnya gagal memberikan servis yang maksimal. Sementara itu, legenda Manchester United, Roy Keane, memberikan sebuah analisis yang berbeda dari sudut pandang fisik. Ia menilai bahwa pemain dengan postur tubuh besar seperti Gyokeres memang membutuhkan waktu lebih untuk bisa mencapai performa puncaknya. Viktor Gyokeres harus menjalani sebuah debut yang jauh dari kata ideal bersama klub barunya, Arsenal. Ia gagal memberikan dampak yang signifikan saat timnya bertandang ke markas Manchester United, Old Trafford. Striker yang didatangkan seharga 64 juta Pounds itu memang menunjukkan kemauan yang keras untuk terus berlari dan memamerkan kekuatan fisiknya. Akan tetapi, ia sama sekali tidak mampu menjadi ancaman yang berarti bagi gawang Manchester United. Salah satu momen terburuknya dalam laga tersebut adalah saat ia melepaskan sebuah umpan silang yang sangat buruk dari posisi yang sebenarnya cukup menjanjikan. Perjuangannya pun harus berakhir lebih cepat setelah satu jam berada di atas lapangan. Ia kemudian digantikan oleh Kai Havertz di sisa pertandingan babak kedua. Ini jelas bukanlah sebuah debut Premier League yang diharapkan oleh striker timnas Swedia tersebut saat pertama kali datang ke Arsenal. Meskipun debutnya berjalan sangat mengecewakan, dukungan penuh datang dari legenda Arsenal sekaligus kompatriotnya, Freddie Ljungberg. Ia mengaku sama sekali tidak khawatir dengan start lambat yang ditunjukkan oleh Gyokeres. Ljungberg mengakui bahwa ini adalah sebuah “hari yang berat di tempat kerja” bagi Gyokeres, tetapi ia sangat meyakini sang striker punya kualitas yang dibutuhkan. Kunci utamanya adalah jangan sampai kehilangan kepercayaan diri di awal musim. “Itu adalah hari yang berat di tempat kerja baginya,” kata Ljungberg dalam analisisnya untuk ViaPlay. “Dia jelas ingin mencetak gol dan para penggemar ingin melihatnya mencetak gol.” “Saya pikir dia akan mencetak sekitar 20 gol musim ini jika dia bisa memecah kebuntuannya lebih awal,” prediksi Ljungberg. Manajer Arsenal, Mikel Arteta, juga turut pasang badan untuk membela striker barunya tersebut dari berbagai kritik. Menurutnya, Viktor Gyokeres tidak mendapatkan banyak peluang emas karena kesalahan dari rekan-rekannya sendiri.

Meski Jalani Debut Yang Pahit Di, Tapi Viktor Gyokeres Tetap Diyakini Bisa Cetak 20 Gol Read More »

Negosiasi Juventus Dan PSG Soal Transfer Randal Kolo Muani Masih Berlanjut, Penjualan Douglas Luiz Jadi Kunci

Berita Bola – Juventus dilaporkan terus bekerja keras di sisa bursa transfer musim panas ini untuk memulangkan Randal Kolo Muani. Proses negosiasi dengan PSG disebut masih terus berlanjut. Seperti yang diketahui, Bianconeri sebenarnya sudah berhasil mencapai kesepakatan pribadi dengan striker asal Prancis tersebut. Kini, satu-satunya halangan yang tersisa adalah tercapainya kesepakatan harga antara kedua klub. Untuk bisa memuluskan proses transfer yang memakan biaya besar ini, Juventus sedang berupaya keras untuk menjual beberapa pemainnya. Nama gelandang asal Brasil, Douglas Luiz, menjadi kandidat terkuat yang paling dekat dengan pintu keluar. Meski begitu, Juventus diyakini tidak akan serta merta mundur dari perburuan Kolo Muani. Mereka disebut akan tetap berusaha keras untuk merekrutnya meskipun pada akhirnya gagal menjual pemain lain. Juventus terus melanjutkan proses negosiasi mereka dengan raksasa Ligue 1, Paris Saint-Germain. Topik utama dalam pembicaraan tersebut adalah untuk bisa memulangkan striker timnas Prancis, Randal Kolo Muani, ke Turin. Menurut laporan terbaru dari Sky Sport Italia, pembicaraan antara kedua klub raksasa tersebut masih berjalan dengan sangat intens. Pihak Juventus sangat berharap bisa segera menemukan titik terang dalam beberapa waktu ke depan. Masalah dengan sang pemain sendiri sebenarnya sudah tidak ada lagi. Seperti yang dilaporkan sebelumnya, Randal Kolo Muani telah mencapai kesepakatan pribadi untuk bisa kembali berseragam Juventus musim ini. Sembari terus bernegosiasi alot dengan PSG, manajemen Juventus juga dilaporkan bekerja keras di sisi yang lain. Mereka sedang berusaha untuk bisa menjual beberapa pemain yang tidak masuk dalam rencana pelatih Igor Tudor. Dana segar yang didapat dari hasil penjualan pemain ini nantinya akan sangat membantu untuk membiayai transfer Kolo Muani. Nama Douglas Luiz menjadi kandidat terkuat yang paling santer disebut akan segera hengkang. Klub Premier League, Nottingham Forest, dilaporkan telah mempercepat perburuan mereka untuk bisa mendapatkan jasa mantan pemain Aston Villa tersebut. Selain nama Luiz, Dusan Vlahovic juga masih berada di dalam daftar jual klub. Penjualan pemain seperti Douglas Luiz atau bahkan Dusan Vlahovic memang akan sangat membantu kondisi finansial Juventus. Akan tetapi, Si Nyonya Tua diyakini tidak sepenuhnya bergantung pada hal tersebut. Ada sebuah indikasi kuat yang menyebutkan bahwa Juventus tidak akan mundur total dari perburuan Randal Kolo Muani. Mereka dilaporkan akan tetap berjuang untuk mendapatkan tanda tangannya meskipun pada akhirnya gagal menjual pemain lain. Hal ini tentunya menunjukkan betapa besar keinginan Juventus untuk kembali menggunakan jasa Kolo Muani. Seperti yang diketahui, sang pemain memang berhasil tampil sangat sukses saat dipinjamkan ke sana pada paruh kedua musim lalu.

Negosiasi Juventus Dan PSG Soal Transfer Randal Kolo Muani Masih Berlanjut, Penjualan Douglas Luiz Jadi Kunci Read More »

Inter Milan Tiba-tiba Mundur, Ademola Lookman Dikabarkan Bertahan Di Atalanta

Berita Bola – Saga transfer yang melibatkan penyerang andalan Atalanta, Ademola Lookman, menemui sebuah babak akhir yang sangat mengejutkan. Pemain timnas Nigeria itu kini dilaporkan akan tetap bertahan di Bergamo untuk musim 2025/2026. Kepastian ini datang setelah klub peminat utamanya, Inter Milan, secara resmi menarik diri dari meja perundingan. Pihak Nerazzurri disebut telah mengomunikasikan keputusan final mereka tersebut kepada manajemen Atalanta. Dengan demikian, Ademola Lookman pun kini akan kembali menjadi bagian dari skuad Atalanta. Ia bahkan dilaporkan berpeluang untuk tampil di laga perdana Serie A melawan Pisa pada akhir pekan ini. Meskipun begitu, pintu keluar bagi sang pemain diyakini belum sepenuhnya tertutup rapat. Keinginan sang pemain untuk hengkang dan sisa dua pekan bursa transfer masih bisa mengubah segalanya di menit-menit akhir. Ademola Lookman sebelumnya memang santer dikabarkan sudah berada di ambang pintu keluar dari Atalanta. Akan tetapi, situasi terkini menunjukkan bahwa kondisinya telah berubah secara drastis. Menurut laporan terbaru dari Sky Sport Italia, klub favorit untuk mendapatkan jasanya, Inter Milan, telah mengambil sebuah keputusan final. Mereka secara resmi telah menarik diri dari perburuan tanda tangan penyerang lincah tersebut. Pihak Inter juga disebut sudah memberitahukan keputusan penting ini kepada manajemen Atalanta. Pakar transfer Fabrizio Romano mengonfirmasi bahwa perwakilan dari Ademola Lookman akan segera diberi pembaruan penuh mengenai situasi ini. Dengan mundurnya Inter Milan dari meja negosiasi, Ademola Lookman pun kini dipastikan akan kembali ke skuad Atalanta. Ia akan kembali berlatih bersama rekan-rekannya di bawah arahan pelatih kepala yang baru, Ivan Juric. Lebih lanjut, sang pemain bahkan dilaporkan bisa langsung tersedia untuk pertandingan pembuka Serie A musim 2025/2026. Seperti yang diketahui, Atalanta akan menjamu tim promosi Pisa pada akhir pekan ini. Hal ini tentunya menjadi sebuah kejutan besar bagi banyak pihak. Apalagi, Ademola Lookman sebelumnya secara terbuka telah menyatakan keinginannya untuk bisa meninggalkan klub pada bursa transfer musim panas ini. Meskipun saga transfernya dengan Inter Milan telah resmi berakhir, masa depan Ademola Lookman belum seratus persen pasti. Seperti yang diketahui, bursa transfer musim panas masih menyisakan waktu dua pekan lagi. Fabrizio Romano melaporkan bahwa klub lain seperti Atletico Madrid sebenarnya masih memiliki minat pada sang pemain. Akan tetapi, saat ini belum ada pembicaraan yang sedang berlangsung antara kedua belah pihak. Keinginan pribadi dari sang pemain untuk hengkang bisa saja menjaga pintu keluar tetap sedikit terbuka. Bukan tidak mungkin, klub lain bisa saja datang dengan tawaran yang sesuai dengan permintaan Atalanta di menit-menit akhir.

Inter Milan Tiba-tiba Mundur, Ademola Lookman Dikabarkan Bertahan Di Atalanta Read More »

Jalani Debut Memukau, Matheus Cunha Punya Potensi Buat Jadi Idola Baru Di Manchester United

Berita Bola – Matheus Cunha langsung menarik perhatian pada debutnya di Manchester United. Pemain baru senilai 62,5 juta pounds ini memperlihatkan kemampuan luar biasa dalam 20 menit pertama di Old Trafford. Meskipun MU kalah 1-0 dari Arsenal, Cunha meninggalkan kesan kuat bagi para penggemar. Kehadirannya menunjukkan aura dan kepribadian yang jarang dimiliki pemain baru. Cunha dikenal kreatif, penuh energi, dan memiliki semangat juang tinggi. Karakternya membuat pendukung United berharap ia bisa menjadi pemain idola baru di klub. Sosoknya juga dibandingkan dengan legenda klub, meski tidak persis sama dengan Eric Cantona atau Wayne Rooney. Namun, Cunha punya potensi menghadirkan pengaruh serupa di lapangan. Dalam debutnya, Cunha menampilkan kontrol bola dan kelincahan yang memukau. Ia mampu melewati pemain lawan seperti Riccardo Calafiori, Declan Rice, dan William Saliba dengan teknik dan kecepatan tinggi. Kemampuan futsalnya di Brasil membantu Cunha menguasai ruang sempit di lapangan. Gerakan seperti pirouette ala Zidane memperlihatkan kreativitasnya saat menghadapi pemain bertahan lawan. Di luar penguasaan bola, Cunha juga aktif menekan lawan. Ia mengejar pemain lawan, menutup ruang, dan menegur mereka yang dianggap buang waktu, menunjukkan karakter tegasnya. Satu momen kontroversial terjadi saat Cunha dijatuhkan Saliba, seharusnya berpotensi penalti. Meskipun tidak diberikan, aksi ini memperlihatkan determinasi dan keberanian pemain Brasil itu. Cunha pernah terlibat insiden keras, seperti headbutt terhadap Milos Kerkez saat di Bournemouth. Ia mendapat sanksi tambahan karena dianggap bertindak tidak pantas, tetapi menunjukkan penyesalan setelahnya. Pengalaman ini memberi gambaran bagaimana Cunha menuntut rasa hormat, bahkan saat ia melakukan kesalahan. Klub seperti United memahami sifat ini dan percaya karakter tersebut bisa dikendalikan dengan bimbingan pelatih. Selain itu, Cunha pernah mendapat hukuman dua laga akibat meninju petugas keamanan di Ipswich. Ia mengganti kacamata yang rusak sehingga menunjukkan tanggung jawab setelah melakukan kesalahan. Penggemar United menyukai pemain dengan sifat pemberontak, tetapi pelatih Ruben Amorim akan tetap waspada terhadap temperamennya. Cunha harus menyalurkan agresivitasnya ke dalam performa positif. Cunha berusia 26 tahun dan kini memiliki platform untuk menunjukkan kualitas terbaiknya. Ia perlu menetap di satu klub dan konsisten memberikan kontribusi dalam setiap pertandingan. Kariernya sebelumnya di Sion, RB Leipzig, Hertha BSC, Atletico Madrid, dan Wolves menunjukkan perjalanan yang penuh dinamika. Namun, di bawah arahan Amorim, Cunha mendapatkan kepercayaan tinggi. Rekan-rekan sejawat dan lawan juga menghormati kemampuan Cunha. Jamie Vardy menuliskan pujian langsung di kausnya, menegaskan bakat yang dimilikinya. Jika mampu mempertahankan performa dan fokus, Cunha berpotensi menjadi idola baru di Manchester United. Dukungan penggemar yang antusias akan menjadi motivasi tambahan untuk sukses.

Jalani Debut Memukau, Matheus Cunha Punya Potensi Buat Jadi Idola Baru Di Manchester United Read More »

Gary Neville Memprediksi Cuma Ada 3 Tim Yang Akan Bersaing Dalam Perburuan Gelar Liga Inggris

Berita Bola – Gary Neville membuat prediksi awal yang cukup berani mengenai perburuan gelar Premier League musim 2025/2026. Legenda Manchester United itu meyakini hanya akan ada tiga tim yang bersaing ketat hingga akhir musim. Ketiga tim yang ia maksud adalah sang juara bertahan Liverpool, Arsenal, dan Manchester City. Berdasarkan hasil dan performa di pekan pembuka, Neville bahkan sudah dengan tegas mencoret tiga tim besar lainnya dari persaingan. Tim-tim yang ia coret dari daftar kandidat juara adalah Chelsea, Newcastle United, dan Aston Villa. Menurutnya, ketiga tim tersebut sama sekali belum siap dan tidak memiliki mentalitas yang dibutuhkan untuk menjadi kampiun. Meskipun ia menilai persaingan tiga tim teratas akan sangat ketat, Neville secara pribadi sedikit menjagokan Arsenal. Namun, ia juga mengakui bahwa Liverpool dan Manchester City memiliki argumen yang sama kuatnya untuk menjadi juara. Gary Neville menilai bahwa persaingan gelar Premier League musim ini akan berlangsung sangat menarik. Ia melihat ada tiga tim yang memiliki peluang yang benar-benar setara untuk bisa mengangkat trofi di akhir musim. Berdasarkan performa impresif di pekan pembuka, Neville sangat yakin perburuan gelar akan mengerucut pada tiga nama. Mereka adalah Liverpool, Arsenal, dan Manchester City yang sama-sama meraih kemenangan. “Antara Liverpool, Arsenal dan Man City, semuanya punya argumen untuk memenangkan Premier League,” kata Neville dalam podcast Sky Sports-nya. “Semua punya argumen yang setara juga, saya rasa Anda tidak bisa melihat salah satu dari ketiganya dan berpikir mereka pasti di atas yang lain,” tambahnya. Neville kemudian menyoroti kekuatan masif yang dimiliki oleh Liverpool dan Manchester City sebagai kandidat serius. Ia menyebut Liverpool bisa dengan mudah menjadi juara jika mereka berhasil mendaratkan striker top seperti Alexander Isak. Sementara itu, Manchester City juga sama sekali tidak bisa diremehkan begitu saja. Kembalinya Rodri dari cedera dan kehadiran rekrutan anyar Tijjani Reijnders membuat mereka terlihat sangat menakutkan, apalagi mereka memiliki Erling Haaland. “Jujur, Liverpool bisa dengan mudah memenangkan liga, terutama jika mereka mendapatkan Alexander Isak, mereka bisa dengan mudah memenangkan liga dengan selisih lima atau enam poin,” jelas Neville. “Kita bisa melihat kembali dalam enam bulan dan mengatakan itu sudah jelas di depan mata karena City punya tulang punggung peraih treble, mereka punya pemain baru yang terlihat luar biasa dan mereka punya penyerang terbaik di liga,” ujarnya. Meskipun mengakui kekuatan dua rival beratnya, Neville secara pribadi ternyata memiliki jagoannya sendiri. Ia mengaku kemungkinan besar akan kembali memilih Arsenal sebagai prediksi juaranya musim ini. Menurutnya, The Gunners telah berhasil melengkapi dua kepingan puzzle terakhir mereka di bursa transfer. Kehadiran Viktor Gyokeres dan Martin Zubimendi membuat tim besutan Mikel Arteta itu kini terlihat sangat solid dan sulit untuk dikalahkan. “Saya akan tampil di Monday Night Football besok dan akan membuat prediksi dan saya mungkin akan memilih Arsenal karena saya telah memilih mereka dalam tiga musim terakhir!” ungkapnya. “Kemudian Anda melihat Arsenal dan berpikir dua kepingan terakhir dari puzzle telah diisi dengan Gyokeres dan Zubimendi. Pertahanannya terlihat luar biasa, mereka terlihat seperti tim yang sesungguhnya dan mereka sulit dikalahkan,” tambahnya. Gary Neville dengan sangat tegas mencoret tiga tim besar lainnya dari daftar kandidat juara. Tim-tim tersebut adalah Chelsea, Newcastle United, dan juga Aston Villa yang sama-sama meraih hasil imbang di pekan pertama. Menurutnya, ketiga tim tersebut belum memiliki pengalaman dan kedewasaan yang cukup untuk bisa bersaing di level tertinggi. Ia juga tidak melihat adanya “tulang punggung juara” di dalam skuad mereka saat ini. “Saya tidak bermaksud meremehkan tetapi mereka belum punya pengalaman itu, kedewasaan itu, mereka belum punya nuansa juara,” tegas Neville. “Bagi saya, saya pikir Liverpool, Arsenal dan Manchester City akan bersaing memperebutkan gelar musim ini,” pungkasnya.

Gary Neville Memprediksi Cuma Ada 3 Tim Yang Akan Bersaing Dalam Perburuan Gelar Liga Inggris Read More »

Atletico Madrid Kalah Di Pekan Pertama La Liga, Diego Simeone Langsung Ngaku Salah

Berita Bola – Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, secara ksatria mengakui kesalahannya usai timnya menelan kekalahan. Ia menyebut kekalahan 1-2 dari Espanyol di laga perdana La Liga menjadi pelajaran yang sangat berharga baginya. Seperti yang diketahui, Atletico Madrid memulai kampanye La Liga musim 2025/2026 dengan hasil yang sangat mengecewakan. Los Colchoneros harus takluk di tangan Espanyol meskipun sempat unggul terlebih dahulu. Dalam analisisnya pasca laga, Simeone menyoroti kegagalan timnya dalam memanfaatkan sejumlah peluang emas. Namun, ia juga secara terbuka dan jujur mengakui bahwa keputusan pergantian pemain yang ia buat adalah sebuah kesalahan fatal. Pelatih asal Argentina itu pun berjanji akan belajar dari kesalahan ini. Ia juga mengisyaratkan akan ada perubahan dalam pendekatannya dalam mengambil keputusan di pertandingan-pertandingan selanjutnya. Diego Simeone tidak bisa menyembunyikan rasa kecewanya setelah pertandingan usai. Dalam konferensi pers, ia mengakui bahwa hasil akhir yang didapat timnya ini terasa sangat menyakitkan. Meskipun kalah, Simeone mencoba untuk tetap berpegang pada hal-hal positif yang ditunjukkan oleh timnya. Akan tetapi, ia sangat menyesalkan kegagalan timnya dalam memaksimalkan peluang matang yang seharusnya bisa menjadi gol. “Pertama-tama, kami kalah. Hasil ini menyakitkan kami. Tapi saya, memulai musim ini, harus mempertahankan hal-hal baik yang telah terlihat,” kata Simeone seperti yang dilansir oleh Diario AS. “Kami harus lebih efisien, kami punya peluang dari Julian yang seharusnya bisa menjadi gol setelah permainan apik tim. Sepak bola itu luar biasa, mereka punya bola mati itu, skornya 1-1, lalu 2-1, dan kami akhirnya berakhir tanpa poin,” lanjutnya. Lebih lanjut, Simeone kemudian merefleksikan keputusan taktikal yang ia ambil di tengah-tengah jalannya pertandingan. Ia secara spesifik menyoroti keputusannya untuk menarik keluar beberapa pemain kunci di babak kedua. Para pemain andalan seperti Thiago Almada, Alex Baena, dan Julian Alvarez ditarik keluar saat skor masih 1-0 dan 1-1. Setelah melakukan perenungan, Simeone dengan jujur mengakui bahwa itu adalah sebuah kesalahan dari pihaknya. “Mereka mengelola permainan dengan cara terbaik hingga gol yang kita bicarakan itu. Permainan sudah bagus dan kami ingin memasukkan pemain-pemain segar,” jelasnya. “Saya menyukai Almada, Alex, Johnny… Tidak ada yang ingin menang lebih dari saya, dan kami kalah,” tegas Simeone. Di balik kekalahan yang menyakitkan ini, Diego Simeone justru melihatnya sebagai sebuah proses pembelajaran. Ia merasa telah mendapatkan sebuah pelajaran penting dari kesalahan yang ia buat sendiri. Pelatih yang akrab disapa ‘El Cholo’ itu memang tidak merinci secara spesifik apa yang ia pelajari. Namun, ia seolah mengisyaratkan bahwa para penggemar akan melihat adanya perubahan darinya di masa depan. “Saya pikir ini telah menjadi pengalaman belajar bagi saya sendiri,” ungkap sang pelatih. “Saya ditinggalkan dengan sesuatu yang tersisa untuk saya, tetapi saya mendapat pelajaran dari apa yang kami lihat. Ada pelajaran untuk saya, Anda akan lihat nanti,” pungkasnya secara misterius.

Atletico Madrid Kalah Di Pekan Pertama La Liga, Diego Simeone Langsung Ngaku Salah Read More »