Komunitas Agen Bola, SBOBET, IBCBET, Prediksi Pasaran Bola & Casino Online Terbesar

Berita Bola

Benjamin Sesko Berpeluang Tampil Sejak Awal Di Derby Manchester

Berita Bola – Ruben Amorim memberi sinyal bahwa Benjamin Sesko berpeluang tampil sejak menit awal saat Manchester United menghadapi Manchester City. Laga derby ini digelar Minggu (14/9/2025) malam WIB di Etihad Stadium. Striker muda asal Slovenia itu baru bergabung dari RB Leipzig pada musim panas ini. Dalam tiga laga Premier League pertama, ia selalu masuk dari bangku cadangan. Namun, penampilannya di Carabao Cup melawan Grimsby Town cukup menjanjikan. Sesko bermain penuh dan sukses mengeksekusi penalti dalam adu tos-tosan, menunjukkan ketenangan di depan gawang. Setelah jeda internasional bersama timnas Slovenia, Sesko menunjukkan kesiapan untuk tampil lebih lama. Amorim menilai derby kontra City bisa menjadi momen tepat untuk memberikan kesempatan debut penuh bagi striker berusia muda ini. Amorim menyoroti kemampuan Sesko yang lebih dari sekadar catatan penampilannya sebelumnya. Striker ini dianggap mampu menghadirkan dimensi berbeda di lini depan United. Gerakannya di kotak penalti serta insting mencetak gol membuatnya unik dibanding pemain lain seperti Josh Zirkzee, Matheus Cunha, maupun Rasmus Hojlund. Hal ini bisa menjadi senjata tambahan bagi tim menghadapi pertahanan kuat City. “Saya rasa lebih dari sekadar melihat apa yang dia lakukan di pertandingan sebelumnya, yang penting adalah apa yang bisa dia berikan untuk tim kami,” ujar Amorim. “Kalau kalian lihat, saat melawan Burnley, dia melakukan beberapa pergerakan, terutama di dalam kotak penalti, yang tidak dimiliki Josh Cunha, bahkan Rasmus sebelumnya,” tambahnya. Amorim menilai Sesko memiliki kemampuan berlari dan memanfaatkan peluang sundulan di kotak penalti. Hal ini menjadi aset berharga yang bisa dioptimalkan dalam serangan United. Meskipun masih menyesuaikan diri dengan ritme Premier League, Amorim percaya striker muda ini akan semakin matang seiring berjalannya musim. Derby kontra City bisa menjadi debut penting bagi Sesko. “Kami memiliki pemain yang suka masuk ke kotak penalti untuk menyundul bola, dia bisa berlari – kita perlu memaksimalkan dia sebagai pelari. Dia akan terus berkembang,” jelas Amorim. “Kalian bisa merasakan dia masih menyesuaikan dengan tempo liga, tapi mungkin, menghadapi City, ini saat yang tepat untuk memulai pertandingan!” tambahnya. Beberapa pemain kunci seperti Matheus Cunha, Mason Mount, dan Diogo Dalot dipastikan absen di derby. Kondisi ini memaksa Amorim mempertimbangkan perubahan susunan pemain. Dengan situasi tersebut, Sesko menjadi opsi utama untuk memimpin lini serang United. Kehadirannya diharapkan menambah energi baru dan menciptakan peluang bagi tim. Masih ada beberapa opsi lain untuk susunan lini depan, namun Sesko jelas menjadi pilihan yang paling memungkinkan untuk mengisi posisi ujung tombak.

Benjamin Sesko Berpeluang Tampil Sejak Awal Di Derby Manchester Read More »

Cole Palmer Akhirnya Nyekor Lagi Usai 242 Hari Tanpa Gol

Berita Bola – Chelsea akhirnya bisa kembali melihat aksi tajam Cole Palmer di Premier League. Pemain muda ini akhirnya berhasil mengakhiri paceklik golnya dari permainan terbuka setelah 242 hari. Gol Palmer tercipta dalam laga seru kontra Brentford yang berakhir 2-2, Minggu (14/9/2025) dini hari WIB. Momen itu sekaligus menjadi bukti kebangkitan sang gelandang setelah sempat absen karena cedera. Sebelumnya, Palmer harus menepi akibat cedera pangkal paha yang dideritanya saat pemanasan melawan West Ham. Cedera itu membuatnya melewatkan dua laga penting Chelsea di awal musim. Kini, kembalinya Palmer menjadi dorongan besar bagi tim asuhan Enzo Maresca. Perannya kembali diharapkan untuk memberi variasi serangan di lini depan The Blues. Masuk pada menit ke-56, Palmer langsung menunjukkan kualitasnya. Lima menit kemudian, ia berhasil mencetak gol penyama kedudukan untuk Chelsea. Itu menjadi gol pertamanya di Premier League sejak 14 Januari lalu. Sebelumnya, ia hanya mampu mencetak gol melalui titik putih. Musim lalu, Palmer mencatat 14 gol di liga, termasuk satu ke gawang Bournemouth. Namun, sejak kemenangan atas Liverpool pada Mei, ia kesulitan menjebol gawang lawan dari permainan terbuka. Setelah gol Palmer, Chelsea juga sempat unggul setelah Moises Caicedo mencetak gol indah menit ke-85. Sayangnya, Brentford berhasil menyamakan kedudukan di masa tambahan waktu. Hasil imbang ini menjadi yang kedua bagi The Blues dalam empat laga awal musim. Meski begitu, kehadiran Palmer dengan gol instan memberi sinyal positif. Sebelumnya, Palmer sempat mencetak tiga gol di ajang Piala Dunia Antarklub musim panas lalu. Namun, catatan itu tak menghentikan paceklik golnya di Premier League hingga kini. Setelah duel kontra Brentford, Chelsea langsung mengalihkan perhatian ke Liga Champions. Lawan berat menanti mereka, yakni Bayern Munchen di Allianz Arena. Palmer diperkirakan kembali menjadi andalan di lini serang. Kondisi fisiknya yang semakin pulih memberi tambahan opsi bagi Maresca. Gol ke gawang Brentford bisa menjadi titik balik penting bagi Palmer. Chelsea tentu berharap sang pemain bisa tampil konsisten sepanjang musim.

Cole Palmer Akhirnya Nyekor Lagi Usai 242 Hari Tanpa Gol Read More »

Kemenangan Chelsea Ambyar Di Markas Brentford, Enzo Maresca Tunjuk Satu Dosa Besar Timnya

Berita Bola – Enzo Maresca tak bisa menyembunyikan kekecewaannya usai Chelsea gagal meraih kemenangan di markas Brentford. Kemenangan yang sudah berada di depan mata harus buyar pada menit-menit akhir laga. The Blues sejatinya sempat unggul 2-1 hingga waktu normal nyaris berakhir dalam laga derbi London Barat. Namun, gol penyeimbang Brentford di masa injury time membuyarkan semua kerja keras mereka. Manajer asal Italia itu merasa timnya seharusnya bisa mengamankan tiga poin penuh. Ia pun menyoroti satu aspek krusial yang menjadi biang keladi kegagalan pahit tersebut. Maresca secara terbuka membeberkan apa yang seharusnya dilakukan oleh timnya setelah unggul. Pelajaran berharga ini wajib segera dipetik oleh Cole Palmer dan kawan-kawan untuk laga selanjutnya. Performa Chelsea di babak kedua menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan. Setelah sempat berjuang menemukan ritme di babak pertama, The Blues tampil jauh lebih mengancam usai jeda. Bagi Maresca, penampilan dominan itu sudah lebih dari cukup untuk membawa pulang kemenangan. Selain dua gol yang tercipta, Chelsea juga menciptakan beberapa peluang emas lainnya untuk memperlebar jarak. “Yang pasti kami jauh lebih baik di babak kedua. Karena beberapa alasan, kami kesulitan di babak pertama,” buka Maresca. “Di babak kedua kami mencetak dua gol, kami bisa saja mencetak lebih banyak,” lanjutnya. “Saya rasa kami sudah melakukan cukup banyak hal untuk memenangkan pertandingan. Di babak kedua kami mencetak dua gol, kami bisa saja mencetak dua atau tiga gol lagi,” tegas sang manajer. “Ada peluang dari Cole, peluang dari Pedro . Jadi saya rasa kami sudah berbuat cukup,” imbuhnya. Gol penyeimbang Brentford yang menyakitkan itu lahir dari skema yang sudah diwaspadai. Ancaman lemparan ke dalam jarak jauh memang menjadi salah satu senjata utama skuad The Bees. Maresca mengakui bahwa timnya sebenarnya sudah berusaha keras mengatasi ancaman tersebut sepanjang pertandingan. Namun, satu kelengahan kecil di momen krusial pada akhirnya harus dibayar dengan sangat mahal. “Masalahnya adalah mereka punya Jensen, mereka punya Pinnock, mereka punya Schade. Masalahnya di akhir laga, tiga dari pemain itu sudah keluar, hanya tersisa Schade,” kata Maresca. “Dan sayangnya kami kebobolan di tiga menit terakhir,” sesalnya. “Selama pertandingan, saya rasa kami mencoba mengatasinya dengan mengetahui bahwa mereka sangat berbahaya. Mereka bisa mencapai kotak enam yard dengan sangat mudah,” jelasnya. Terlepas dari bagaimana proses gol lawan tercipta, Maresca merasa situasi tersebut seharusnya bisa dicegah. Ia secara spesifik menunjuk kesalahan fatal dalam manajemen permainan sebagai penyebab utama kegagalan timnya. Menurutnya, dosa terbesar Chelsea terjadi setelah mereka berhasil mencetak gol kedua pada menit ke-86. Momen krusial untuk mengunci kemenangan itu justru gagal dimanfaatkan dengan permainan yang cerdas dan tenang. “Yang pasti pada saat kami mencetak gol kedua, kami harus mengelolanya dengan lebih baik,” ujar sang manajer. “Kami mencetak gol pada menit ke-86,” sambungnya. “Dan pada saat itu Anda perlu memberikan umpan-umpan, Anda perlu memperlambat tempo. Anda perlu membuat permainan sedikit tertidur,” ungkap Maresca. Kegagalan untuk ‘mengulur waktu’ dan mengamankan keunggulan menjadi sorotan tajam dari sang pelatih. Hal ini dianggap sebagai sebuah kesalahan elementer yang tidak boleh terulang kembali di pertandingan-pertandingan berikutnya. Lebih lanjut, Maresca menegaskan bahwa pengalaman pahit ini harus menjadi pelajaran penting bagi skuadnya. Kemampuan untuk mengontrol ritme dan ‘membunuh’ permainan di menit-menit akhir adalah aspek yang harus segera mereka kuasai. “Itu adalah sesuatu yang tidak kami lakukan,” sesal kepala pelatih Chelsea itu. “Dan itu adalah sesuatu yang perlu kami perbaiki dan perlu kami pelajari,” pungkasnya.

Kemenangan Chelsea Ambyar Di Markas Brentford, Enzo Maresca Tunjuk Satu Dosa Besar Timnya Read More »

Nyaris Menang, Chelsea Dipaksa Berbagi Angka Atas Tuan Rumah Brentford

Berita Bola – Chelsea mengunjungi kandang Brentford di pekan ke-4 Premier League 2025/2026, Minggu, 14 September 2025. Pertandingan Liga Inggris antara Brentford vs Chelsea di Gtech Community Stadium ini berkesudahan sama kuat dengan skor 2-2. Brentford memimpin 1-0 di babak pertama berkat gol Kevin Schade pada menit ke-35. Chelsea membalas di babak kedua. Cole Palmer, yang masuk dari bangku cadangan, menyamakan skor menjadi 1-1 pada menit ke-61. Setelah masuknya debutan Alejandro Garnacho, Moises Caicedo berhasil menjebol gawang tuan rumah pada menit ke-85, membalikkan keadaan untuk Chelsea. Namun, kemenangan Chelsea pupus saat pemain pengganti Fabio Carvalho mencetak gol ke gawang Robert Sanchez pada menit 90+3. Sebelumnya, Brentford menelan kekalahan 1-3 dari Nottingham Forest, menang 1-0 atas Aston Villa, dan kalah 1-2 dari Sunderland. Kini, mereka meraih hasil imbang kontra Chelsea. Di sisi lain, Chelsea sebelumnya bermain imbang 0-0 melawan Crystal Palace, lalu meraih kemenangan beruntun atas West Ham 5-1 dan Fulham 2-0, tetapi kali ini hanya mampu membawa pulang satu poin dari Gtech Community Stadium. Jalannya Laga : Brentford tampil solid di depan pendukungnya sendiri dan menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 atas Chelsea. Tim asuhan Keith Andrews sukses meredam dominasi penguasaan bola The Blues, yang meski mencapai hampir 70 persen, tidak mampu menghasilkan peluang berarti. Sebaliknya, Brentford tampil lebih efektif setiap kali menyerang. Gol tuan rumah tercipta pada menit ke-35 melalui skema serangan balik. Dean Henderson mengirim bola panjang ke depan, Kevin Schade memenangi duel lari dengan bek Chelsea, lalu melepaskan tembakan mendatar ke pojok bawah gawang Robert Sanchez. Chelsea tampak pasif dan kurang bertenaga, sementara Brentford justru lebih tajam dengan nilai xG 0,65 berbanding 0,26 milik tim tamu. Chelsea mencoba bangkit selepas jeda dengan pergantian pemain yang langsung memberi dampak. Cole Palmer yang baru masuk dari bangku cadangan hanya butuh lima menit untuk menyamakan skor menjadi 1-1. Golnya lahir dari kombinasi Enzo Fernandez dan Joao Pedro, sebelum Palmer menyambar bola dengan sepakan voli dari jarak sekitar 11 meter. Setelah itu, laga berlangsung terbuka. Brentford hampir kembali unggul lewat peluang Kevin Schade, sementara Palmer juga nyaris mencetak gol keduanya namun digagalkan Caoimhin Kelleher. Chelsea akhirnya membalikkan keadaan menjadi 2-1 lewat sepakan keras Moises Caicedo dari jarak 18 meter yang menghujam ke pojok atas gawang. Namun, kemenangan Chelsea buyar di menit-menit akhir. Lemparan jauh Kevin Schade disambut kemelut di kotak penalti, bola jatuh ke Fabio Carvalho yang dengan tenang menuntaskan dari jarak enam meter. Skor akhir 2-2 membuat Brentford berhasil mengamankan satu poin dramatis, sementara Chelsea harus pulang dengan kekecewaan.

Nyaris Menang, Chelsea Dipaksa Berbagi Angka Atas Tuan Rumah Brentford Read More »

Matheus Cunha Dan 2 Pemain Inti MU Dipastikan Absen Di Derby Manchester

Berita Bola – Pelatih Manchester United, Ruben Amorim, memberikan pembaruan kondisi timnya menjelang Derby Manchester. Ia memastikan bahwa tiga pemain andalannya akan absen dalam laga besar ini. Manchester United akan kembali beraksi di ajang Premier League. Pada pekan keempat ini, mereka akan menghadapi Manchester City di Etihad Stadium. Pertandingan ini menjadi sangat krusial bagi Setan Merah. Selain tiga poin yang bisa mengangkat posisi mereka di papan atas klasemen, laga ini juga sarat dengan gengsi karena rivalitas sengit antara kedua klub. Menjelang laga, Amorim memberikan kabar terbaru tentang kondisi skuadnya. Ia mengonfirmasi bahwa tiga pemainnya tidak akan bisa turun bermain. Dalam konferensi persnya, Ruben Amorim mengonfirmasi bahwa Matheus Cunha, Mason Mount, dan Diogo Dalot akan absen dalam derby kali ini. Ketiganya masih dalam proses pemulihan dari cedera sehingga tidak dapat dimainkan dalam pertandingan nanti. “Mereka bertiga absen untuk pertandingan ini dan saya belum tahu berapa lama lagi mereka bisa bermain kembali,” ujar Amorim. Amorim menyayangkan ketidakhadiran ketiga pemainnya di partai penting ini. Meski begitu, ia meyakini bahwa timnya masih memiliki skuad yang kompetitif untuk tampil dalam laga bergengsi ini. “Kami sangat membutuhkan mereka, karena kami adalah tim yang sangat kompetitif. Namun kami juga punya banyak pemain lain yang tidak kalah bagusnya,” sambung Amorim. “Mereka ingin bermain sehingga kami akan tampil kompetitif di hari Minggu ini. Namun sekali lagi mereka bertiga harus absen dan mereka tidak bisa membantu kami di pertandingan ini,” pungkasnya. Tidak hanya Manchester United, Manchester City juga sedang tidak dalam kondisi prima menjelang partai Derby Manchester ini. Sebanyak sembilan pemain The Cityzens dikonfirmasi absen karena mengalami berbagai masalah cedera.

Matheus Cunha Dan 2 Pemain Inti MU Dipastikan Absen Di Derby Manchester Read More »

Real Madrid Pusing, Antonio Rudiger Alami Cedera Dan Absen Hingga 2,5 Bulan

Berita Bola – Real Madrid menerima kabar buruk setelah Antonio Rudiger dipastikan mengalami cedera serius yang memaksanya absen dalam jangka waktu panjang. Bek berkebangsaan Jerman tersebut mengalami masalah pada otot paha saat menjalani sesi latihan rutin. Cedera ini menambah deretan masalah fisik yang telah menghantui Rudiger sepanjang tahun lalu. Kondisi terkini diperkirakan akan membuat mantan pemain Chelsea itu menepi hingga penghujung tahun. Ketidakhadiran Rudiger terjadi pada waktu yang sangat tidak tepat bagi Los Blancos. Real Madrid tengah mempersiapkan diri menghadapi rentetan pertandingan penting, termasuk kompetisi Liga Champions dan El Clasico. Sky Sports Germany melaporkan bahwa Rudiger kemungkinan besar akan absen selama dua setengah bulan ke depan. Estimasi waktu pemulihannya menunjukkan dia baru bisa kembali bertanding pada Desember mendatang. Durasi cedera tersebut berarti eks bek Chelsea ini akan melewatkan sejumlah laga krusial di bulan Oktober. Dia tidak bisa tampil saat Real Madrid berhadapan dengan Juventus dan Liverpool dalam fase grup Liga Champions. Lebih dari itu, Rudiger juga dipastikan absen dalam El Clasico perdana musim 2025/26 melawan Barcelona yang dijadwalkan berlangsung 26 Oktober. Pertandingan klasik tersebut akan kehilangan salah satu figur kunci di jantung pertahanan Madrid. Real Madrid telah merilis pengumuman resmi melalui situs klub terkait kondisi pemain internasional Jerman tersebut. “Tim medis Real Madrid telah melakukan pemeriksaan dan mendiagnosis Toni Rudiger mengalami cedera pada otot rectus femoris di kaki kiri. Perkembangan kondisinya akan terus dipantau,” demikian isi pernyataan klub. Situasi ini memberikan tantangan ekstra bagi pelatih Xabi Alonso dalam mengatur strategi lini belakang. Sepanjang awal musim, Madrid telah mengandalkan kombinasi Dean Huijsen dan Eder Militao sebagai duo bek tengah utama. Namun kondisi Militao yang memiliki catatan cedera membuat situasi semakin rumit. Alternatif lain seperti Raul Asencio dan David Alaba juga kerap menghadapi masalah kebugaran yang serupa. Meskipun dilanda krisis di sektor pertahanan, Real Madrid masih menunjukkan performa mengesankan di bawah arahan Alonso. Mereka berhasil meraih tiga kemenangan sempurna dari tiga laga pembuka La Liga musim ini. Madrid sukses mengatasi perlawanan Osasuna pada pertandingan perdana musim. Momentum positif dilanjutkan dengan kemenangan beruntun atas Real Oviedo dan Mallorca dalam dua laga berikutnya. Tantangan selanjutnya akan hadir saat mereka berkunjung ke kandang Real Sociedad. Laga tersebut menjadi momen emosional tersendiri bagi Alonso yang pernah memulai karier sepak bolanya di klub San Sebastian itu.

Real Madrid Pusing, Antonio Rudiger Alami Cedera Dan Absen Hingga 2,5 Bulan Read More »